Opini

Masih Adakah Kapal Untuk Pulang

Perlahan-lahan waktu telah menelan usia ku. Tanpa kusadari perjalanan ini kian jauh dari tujuan. Rasanya baru kemarin aku berlari ditengah rumput hijau, menggenggam serumpun mimpi. Satu persatu mimpi itu lapas dari tangan ku. Hanya tersisa satu, yakni pulang.

Tak ada masa yang perlu ku sesali. Sebab jarum jam tak pernah berputar ke kiri. Aku harus terus melangkah, walau ditengah jalan tersandung oleh kebodohan. Setidaknya aku masih menyadari jarum jam itu selalu berputar ke kanan.

Kalaupun aku harus memutar haluan hidup, ke arah kiri, itu sama artinya aku membuka baut yang sudah terpasang atau aku berpikir jarum jam berputar terbalik. Walaupun baut yang telah dibongar tadi dipasang kembali, kekuatanya tidak akan pernah sama. Apa guna aku memutar baut yang telah kokoh tertancap.

Begitupun mimpi ku, apa gunanya aku mengumpulkan mimpi yang sudah terserak. Sementara ditangan ku ada mimpi yang harus diperjuangkan. Lebih baik aku mencari kapal untuk pulang. Masih adakah kapal untuk ku?.

Selama tiga puluh dua tahun melangkah, baru kali ini aku merasa tersesat. Aku kira ini surga, rupanya hanya dunia. Tempat dimana kebimbangan selalu menghantui ku.

Seharusnya aku tidak boleh meragukan kapten kapal yang membawa ku pulang. Semestinya aku tidak usah takut dengan ombak yang menerjang. Karena perjalanan hidup ini adalah perjuangan.

Iklan

8 thoughts on “Masih Adakah Kapal Untuk Pulang

  1. 32 tahun bukan waktu yg singkat. Angka dimana sebagian merasa melihat betapa luasnya dunia, tapi Ajo sudah ingat kapal untuk pulang. Semoga itu ikut menegur kami yg membacanya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s