Opini

Pulang

Aroma kampung sudah mulai menebarkan wangi yang semerbak. Menumbuhkan rasa rindu bagi para perantau. Tiada kata yang indah selain pulang. Siapa yang tidak riang bila saat pulang mereka membawa bekal berlimpah yang dapat dinikmati di rumah. 

Namun, tidak sedikit yang lupa dimana kampung kita yang sesungguhnya. Jika bumi adalah tempat merantau, maka akhirat adalah tempat untuk pulang. Celakanya tidak mudah bagi kita untuk memilih dan memilah mana bekal yang patut untuk dibawa, sebab selama perantauan kita ditemani oleh nafsu yang merangkul kita begitu erat.  

Malaikat manapun tak bakal sanggup menanggung beban yang sering kita pikul. Sebab mereka telah mencoba, tapi tak sanggup berada pada posisi kita. Bagi mereka mungkin nafsu adalah anugerah terindah yang dimiliki manusia.  Barang siapa yang tidak mampu menjaga, bisa saja tergoda untuk memperindah perbuatan yang buruk.  

Oleh karena itu, Allah menyediakan suatu masa dimana manusia melatih anugerah tersebut selama sebulan penuh. Mengendalikan sesuai dengan tuntunan Nya. Siapa yang sanggup melewati ujian tersebut, layaklah mereka disebut sebagai pemenang yang membawa pulang bekal termanis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s