Opini

Paket Kasih Sayang

Apakah kalian pernah mendengar seorang anak akan memberikan “paket kasih sayang” kepada orang tua kandung yang tengah digugat di pengadilan. Paket itu akan ia berikan kepada orang tua jika ia berhasil mengalahkan orang tuanya dihadapan hukum. Sekilas memang terdengar mengganjal, namun yang jelas hal itu amat menyedihkan.  Kasih sayang seakan dapat ditakar dengan uang.  

​Jangan pernah ukur seberapa besar cinta orang tua kepada anaknya. Bila kasih ibu sepanjang masa, maka rasa sayang bapak bisa tak terhingga. Sedangkan bakti anak kepada orang tua bisa saja berujung manis dan pahit.  

Mungkin kasus ini hanyalah secuil kisah pahit yang pernah kita saksikan. Biarlah fakta yang tersaji di pengadilan jadi pertimbangan hakim untuk memutuskan seadil-adilnya. Saat ini hakim memang telah memutuskan perkara ini, namun kasus ini sungguh menguras emosi dan mencederai hubungan antara anak dan orang tua.  

Bagaimana mungkin seorang suami tega membimbing istri untuk mendurhakai orang tua.  Bagaimana bisa seorang anak tidak mampu mengingatkan suami untuk berbuat baik pada mertuanya.  Apakah harta telah meracuni akal sehat dan hati mereka.  Wallahualam. 

Setiap kisah selalu ada hikmah yang bisa kita petik.  Saya teringat kisah nabi Musa yang tanpa sengaja memukul seorang anak kecil dari orang tua yang alim hingga meninggal. Kejadian itu membuat Musa sedih, lalu Allah memberi kabar gembira yang gaib.  Dimana jika anak itu ditakdirkan hidup maka ia akan durhaka kepada orang tuanya.  

Saya selalu ingat dengan kisah ini karena kedepan kita tidak tahu anak kita akan jadi apa.  Oleh karena itu, semoga Allah memelihara anak-anak kita dan semoga Allah memberi bimbingan kepada kita agar kelak mampu mendidik anak yang berbakti,  bukan anak yang membayar “paket kasih sayang” kepada orang tuanya. 

Iklan

2 thoughts on “Paket Kasih Sayang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s