Opini

Bersandar

Suatu hari,  tanah yang ku injak saat ini akan menjadi sebuah kenangan. Air yang ku teguk disini akan menyisakan rasa dalam ingatan yang tak terlupakan. Perjalanan jauh hingga di bibir selat akan jadi cerita pengantar tidur bagi anak-anak. 

Belum banyak pelajaran yang dapat ku petik. Tak cukup hikmah yang bisa ku timba. Aku merasa Tuhan sedang memberikan ujian hidup. Mengukur sebatas mana aku yakin pada Nya. Yakin bahwa tidak ada yang boleh ditakuti selain Nya.  

Melihat kapal yang tengah bersandar, membuatku sadar bahwa hidup ini soal datang dan pergi. Bumi ini bagaikan pelabuhan,  hanya tempat singgah bagi tujuh milyar “kapal”. Mana ada kapal tangguh tanpa merasakan hempasan ombak dan keganasan lautan. Aku tak tahu berapa lama lagi bersandar disini.  

Iklan

12 thoughts on “Bersandar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s