Ngepos via Hape

Berbuat Baik, Meskipun Perbuatan Kecil

Setiap menaiki kapal Jelatik yang berlayar dari Selatpanjang menuju kota Pekanbaru, selalu tersedia sisi berbeda dari kehidupan. Dulu kapal ini milik semua kelas masyarakat, sejak munculnya kapal speedboot, Jelatik hampir tinggal kenangan. Salah satu alasan kapal ini tetap bertahan karena beralih menjadi kapal barang, meskipun masih bisa mengangkut penumpang.

Kapal jelatik ini ibarat kantor pos yang kalah dengan perusahaan pengiriman barang swasta seperti JNE, TIKI dan perusahaan sejenis. Memang terbukti, ternyata tidak boleh mengenyampingkan perubahan. Bila tidak bisa menyesuaikan diri dengan dunia yang begitu dinamis, maka siap-siap saja menjadi bagian dari kenangan. 

Perusahaan yang tidak siap dengan perubahan beresiko mengalami kerugian yang mungkin bisa gulung tikar. Bukan hanya perusahaan saja, kita sebagai manusia juga harus mampu menghadapi segala perubahan. Setidaknya berubah menjadi pribadi yang lebih baik dengan meningkatkan kemampuan dan menjalin hubungan yang semakin erat antar sesama manusia dan hubungan mesra dengan Tuhan.

Siapa yang mau menjadi bagian dari sejarah yang terlupakan. Seolah keberadaan seakan tidak bermakna, tanpa menghasilkan manfaat bagi orang lain. Ingatkah, Tuhan telah berjanji kebaikan sebesar biji zahrah yang terkecil sekalipun masih mendapatkan balasan yang manis.  Kadang banyak yang menyepelekan hal-hal kecil, padahal sesuatu yang besar berasal dari yang terkecil.

Hal ini baru saya sadari ketika singgah di pelabuhan Siak. Seorang perempuan paruh baya turun dari kapal kayu yang mirip barang antik. Tampak perempuan tersebut cukup susah untuk turun, sehingga dengan sigap seorang laki-laki berjaket kulit membantunya. Perempuan itu akhirnya menginjak lantai pelabuhan dengan selamat. Sungguh kecil bukan kebaikan yang dilakukan laki-laki tersebut.  Tuhan tidak melupakan kebaikan kecil itu, tetap menjadi hitungan yang dicatat oleh “asisten” Nya.

Semenit kemudian kapal mulai bergerak perlahan meninggalkan pelabuhan Siak untuk selanjutnya menuju pelabuhan sungai Duku, Pekanbaru. Setelah momen tersebut saya termenung, kenapa saya sering lupa untuk bisa melakukan hal kecil yang bermanfaat bagi orang lain. Bukankah dunia ini hanya sebuah pelabuhan untuk singgah sebentar, yang kemudian kembali berlayar menuju pelabuhan akhirat yang hakiki.

Iklan

12 thoughts on “Berbuat Baik, Meskipun Perbuatan Kecil

  1. Ketimbang berpikir yang besar dan jauh seperti perdamaian dunia, illegal logging, atau perubahan iklim, lebih baik ke hal-hal baik dan kecil yang kita mampu wujudkan ya Jo :hehe. Tapi saya setuju kalau kita mesti selalu mengindahkan perubahan–karena waktu terus bergerak dan membawa hal-hal baru untuk kita pelajari :hehe. Terima kasih sudah mengingatkan.

    Suka

  2. Ini sudah hukum alam …
    Setiap produk ada lifecyclenya … (daur hidupnya)
    ada yang panjang ada yang pendek …
    teknologi dan inovasi tidak bisa di rem …

    Apa Kabar Jo

    Salam saya

    Suka

  3. Kalau tidak bisa mengikuti perubahan memang harus siap dikubur perubahan itu.
    Setiap zaman ada waktunya. Waktu saya kecil kalau mau ke Padang dari kampung harus naik bus. Sekarang bus-nya sudah mati ditelan perubahan. Tinggal mobil travel yang melayani penumpang sampai ke depan rumah. Sudah seperti mobil pribadi saja naik mobil travel.

    Ajo, kirimkanlah alamat lengkap via email ka Ambo, ado buku gratis dari Ambo untuak Ajo karano alah maagiah komentar di blog Ambo.
    Salam

    Suka

  4. setuju… perbuatan baik besar kah, kecil kah… pasti ada manfaatnya baik bagi orang lain maupun buat diri kita sendiri.

    salam kenal ya jo… kita sudah berteman di FB ya… tapi baru x ini aku datang ke blogmu 🙂

    Suka

  5. perbuatan baik yg dilan secara terus menerus, walau kecil jg akan memberi perubahan, setidaknya hati nurani tetap mendapatkan asupan ya Jo.
    Perubahan harus dijadikan sahabat.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s