Ngepos via Hape

Kopi Di Meja Sembilan Belas

image
Meja 19

Sejak tinggal di tanah melayu ini, ada sebuah kebiasaan yang melekat pada masyarakatnya. Kebiasaan tersebut adalah ngopi. Hampir setiap kedai kopi dipenuhi oleh pelanggan, bukan hanya di pagi hari tapi di setiap waktu seperti siang, sore dan malam.

Ngopi adalah sebuah budaya yang telah beranak pinak sejak dahulu kala. Segala usia telah digerogoti oleh kopi, baik itu muda maupun tua. Kopi tidak lagi mengenal batas strata manusia, jenis ini bisa dinikmati siapa saja.

Betapa nikmatnya menyeruput kopi di meja sembilan belas. Meja yang menghadap ke hamparan selat nan panjang. Riak air pasang terdengar nyaring. Kapal berlalu lalang mengangkut barang dan orang.

Sudah berapa ribu gelas kopi singgah di meja ini. Meja yang menemani orang-orang yang tengah menghadapi masalah hidupnya. Meja yang setia mendengar setiap bualan pecandu kopi. Bila meja ini bisa bicara, maka ia akan berkata “Bolehkah aku menyelesaikan semua permasalahan kalian“.

Tidak. Gak semua masalah mampu terselesaikan. Terkadang masalah sederhana sekalipun tidak akan bisa diurai dengan kopi, sebab hanya waktu yang mampu menjawab. Menenggak kopi bukan akhir dari cerita kehidupan.

Aroma kopi yang tidak bisa diterka dan cita rasa yang rumit seakan menggambarkan kopi adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari konflik dari diri manusia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s