Ngepos via Hape

Cara Memandang Uang

Saya tak takut tidak mempunyai sedikit uang, apalagi mempunyai banyak uang. Saya tidak khawatir memiliki harta yang berlimpah, apalagi tidak mempunyai harta sedikit pun. Namun saya takut bagaimana saya memandang semua itu. Bagaimana saya memandang uang dan bagaimana saya memandang harta. 

Tak sedikit orang yang kehilangan akal sehat ketika dihadapkan pada hal tersebut. Pertumpahan darah, perselisihan, putusnya tali silahturahmi hingga tindakan kriminal. Bagaimana hal itu bisa terjadi, tentu karena cara pandang mereka tentang harta dan uang.

Cara pandang kita menentukan tindakan apa yang kita lakukan, itulah sikap. Kadang seseorang mengukur uang dan harta dari skala sedikit dan banyak. Saya kira tidak semua orang berpikir seperti itu. Sebab ketika mereka suka dengan yang banyak, tentu tidak akan suka dengan sedikit, begitupun sebaliknya.

Apakah memang seperti itu logika berpikir, yang banyak selalu menyenangkan. Dan bukankah keserakahan bersumber dari ketidakcukupan yang merupakan analogi dari merasa “sedikit”. Lantas apa yang kita mau?

Bila semua yang kita punya hanya titipan, kenapa kita mesti sedih jika titipan itu diambil oleh pemilik Nya. Kenapa kita merasa risau jika apa yang kita inginkan belum dititipkan oleh Nya. Mungkinkah semua itu karena kita belum bisa mensyukuri apa yang kita punya.

Hakikat dari memiliki adalah rela melepaskan. Kerelaan butuh kesabaran karena pada dasarnya kita mempunyai potensi kikir, tidak mau memberikan apa yang kita punya. Ketika kita sabar meminilmalisir potensi buruk ini, maka akan mencapai tingkat dermawan. Dimana dalam tingkat ini orang memandang harta dan uang yang mereka punya adalah apa yang mereka berikan kepada orang lain dijalan kebaikan, bukan apa yang mereka punya.

Iklan

4 thoughts on “Cara Memandang Uang

  1. Dan kadang-kadang, sedikit cukup, tapi banyak malah kurang. Itulah bedanya yang bersyukur dengan yang kurang bersyukur

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s