Ngepos via Hape

Tempat, Waktu dan Tekad

Sedari pagi saya bergegas keluar rumah, hanya untuk menuju sebuah kedai kopi. Mengisi waktu pagi dengan melarikan diri dari rutinitas. Disini saya mulai bertanya, apakah ini tempat yang tepat untuk bersembunyi. Mengukir semua pikiran dalam rupa kata, tanpa dihantui rasa takut yang tak menentu.

Memang, saya belum menemukan tempat ternyaman menuangkan apa yang saya pikirkan, menuliskan apa yang saya rasa dan memberikan segudang ide yang tak berbatas. Bagi sebagian orang itu merupakan tempat yang sangat penting.

Namun, jauh dari hal itu saya harus mempunyai ruang dalam diri. Ruang waktu yang tak bisa ditawar karena sesungguhnya saya butuh waktu untuk menuliskan apa yang ada dalam pikiran. Sebab waktu luang adalah penipu ulung yang membuat kita lupa betapa berharga waktu yang kita punya.

Tempat dan waktu saja tidaklah cukup, sebab kedua hal tersebut membutuhkan sebuah tekad kuat. Tekad dimana menulis adalah jalan hidup yang dilalui dengan proses panjang. Proses yang selalu bergulat dengan kesabaran, komitmen, rasa takut, kecewa, sedih, dan bahagia. Yang mana ujungnya tidak mengenal kata puas. Karena rasa puas membuat kita berhenti, dan tidak puas menyebabkan kita menyerah.

Iklan

2 thoughts on “Tempat, Waktu dan Tekad

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s