Ngepos via Hape

Jarak

Pagi ini langit tidak seindah yang kita bayangkan. Awan hitam menutupi rindu kita pada sinar mentari yang terpendam dalam qalbu. Mendung tidak akan bertahta selamanya, sebab akan tiba masa dimana tidak akan ada jarak antara kita dan mentari.

Suatu ketika saya bilang kepadamu bahwa jarak hanya ada dalam pikiran.  Seberapa jauh kamu memandang langit, hanyalah hamparan biru yang terlihat. Padahal diujung sana masih terdapat ribuan galaksi yang tidak dapat kita pahami. Gambar yang kita lihat terkirim ke jalur rumit di dalam otak, sehingga kita menganggap langit itu begitu jauh.

Waktu telah membantah semua anggapan, langit tidaklah sejauh yang kita bayangkan. Sekarang teknologi dengan mudah menembus lapisan batas antara langit dan bumi. Waktu juga yang akan membuktikan bahwa jarak yang kita lewati selama ini akan berakhir pada suatu masa.

Masa dimana kita mampu melawan rasa takut pada diri sendiri. Masa dimana kita telah melewati berbagai ombak besar. Masa dimana kita telah diikat oleh rasa kasih sayang yang tak berbatas. Masa dimana ketenangan adalah rumah terindah bagi jiwa kita.

Masa itu akan tiba bila kita telah yakin bahwa kita sangat dekat dengan Nya, Sang Pemilik Mentari yang selalu kita lihat setiap pagi.

Iklan

3 thoughts on “Jarak

  1. “Jarak itu cuma soal pikiran”…
    Saya tidak bisa tidak setuju dengan itu, Mas :haha. Selama masih ada niat dan usaha, apa pun akan menjadi mungkin, bahkan ketika niatnya adalah untuk menjejak langit ketujuh :)). Tak ada jarak yang tak mungkin ditempuh, jadi ayo semangat berjalan :hehe.

    Suka

  2. Kalau di Film 5 CM, “Mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, apa yang kamu mau kejar, biarkan ia menggantung, mengambang 5 centimeter di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa.”

    Ini juga bicara ttg jarak dlm arti yg abstrak.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s