Ngepos via Hape

Dua Puluh Empat Jam

Sebagai makhluk hidup yang berakal, kita percaya pada kematian. Namun, kita tak pernah tahu kapan kematian itu akan datang. Sayangnya banyak yang lengah bahkan lupa bahwa mati bisa saja terjadi secara tiba-tiba, tak mengenal usia.

Dalam kajian agama, hidup sesudah mati adalah sebuah keniscayaan. Hal ini dikenal dengan kehidupan sesudah mati. Bagi sebagian kepercayaan ada yang menganut konsep reinkarnasi, hidup kembali dalam tubuh yang berbeda.

Apapun agama yang kita anut, setiap manusia diberi waktu yang sama, yaitu dua puluh empat jam dalam satu hari. Terdapat dua siklus waktu yakni siang dan malam yang terus menerus bergulir hingga batas yang tidak pernah bisa kita ketahui kapan akan berakhir. Kita percaya akhir dari semua itu adalah kiamat.

Meskipun diberikan waktu yang sama, diantara kita tentu melakukan hal yang berbeda. Sehingga memperoleh hasil yang berbeda, nasib yang berbeda dan takdir yang berbeda. Akan tetapi terdapat sebuah sistem manajemen waktu yang sudah ditetapkan, yakni keseimbangan antara tujuan dunia dan tujuan akhirat.

Salah satu ketetapan yang tidak dapat dipungkiri adalah dunia ini adalah tempat menyemai bekal menuju kehidupan akhirat. Tanpa dunia, akhirat tidak akan tercipta.

Lantas yang menjadi pertanyaan adalah seberapa banyak waktu yang digunakan di dunia ini untuk kepentingan akhirat. Dalam dua puluh empat jam, berapa jam digunakan untuk tujuan akhirat? Sebuah pertanyaan yang pantas ditujukan bagi diri saya sendiri sebagai bahan intropeksi.

Iklan

9 thoughts on “Dua Puluh Empat Jam

  1. Waktu yang dimiliki setiap orang sama, hanya penggunaannya yang berbeda-beda ya Jo, tergantung pilihan orang itu, apa yang ingin dia capai di kehidupan ini. Semoga kita semua jadi orang yang selalu bisa menghargai waktu dan menggunakannya dengan sebaik-baiknya :amin.

    Selamat hari raya Idul Fitri ya Jo, mohon maaf lahir batin apabila selama ini ada perbuatan atau tuturan saya yang salah dan/atau kurang berkenan di hati.

    Disukai oleh 1 orang

  2. Aku sekarang terus mencoba memperbaiki bekal untuk akhiratku Jo. Belakangan ini suka didatangi mimpi saat ajal menjemput. Dan ketika bangun aku seperti merasa diberi waktu tambahan…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s