Ngepos via Hape

Sebuah Tulisan Yang Mempertemukan Kami

Banyak yang bertanya, kenapa kami bisa berjumpa setelah setelah 14 tahun tak ada kabar. Padahal empat belas tahun yang lalu kami kebetulan satu atap dalam menuntut ilmu di sebuah sekolah yang berdiri di bibir pantai pariaman. Kini kami dipersatukan kembali dalam satu ikatan suci, sebagai suami istri.

Jangankan mereka yang bertanya, kami sendiri kehabisan pikir untuk memahami kekuasaan Tuhan terkait dengan jalan jodoh tersebut. Allah telah menjanjikan setiap manusia akan dipertemukan dengan pasangannya dengan berbagai cara yang berbeda. Dalam hal ini kisah kami hanyalah salah satu dari sekian banyak cerita keajaiban jodoh tersebut.

Awalnya bermula dari reuni kecil di sebuah warung kopi di desa toboh palabah antara saya, fadli dan khairul. Karena sudah lama tak berjumpa, kami bercengkrama terkait hal-hal yang dialami selama perantauan. Saat reuni tersebut kita saling berbagi kontak bbm teman satu sekolah lainnya. Dari sanalah saya menemukan kontak bbm seorang perempuan yang kelak akan mengisi cerita hidup saya.

Waktu terus bergulir, sesekali kami berbalas pesan. Entah energi apa yang merasuki jiwa, tiba-tiba muncul getaran yang sangat sulit diungkapkan. Jadi saya menuliskan perasaan itu dalam bentuk tulisan dengan judul “Hari Intropeksi“. Pada prinsip tulisan tersebut merupakan refleksi dari peringatan hari ulang tahun saya.

Gayung bersambut, tanpa disadari keajaiban telah mengarahkan jarinya untuk membuka dan membaca tulisan tersebut. Lantas ia bertanya pada dirinya, apakah ini takdir Tuhan. Setelah membaca tulisan itu, ia pun bertanya dalam lubuk hati terdalam “apakah ini calon suamiku”.

Setelah itu kami semakin sering berkomunikasi, saling berbagi cerita dan membicarakan banyak hal. Salah satu hal yang paling penting adalah membicarakan kemungkinan untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan. Tentu dengan cara tersendiri kami mengaktulisasikannya.

Komitmen berlanjut dengan saling berkenalan diantara kami dan keluarga. Saya berjumpa dengan keluarganya dan ia berjumpa dengan keluarga saya. Kemudian barulah perkenalan diantara dua keluarga. Dan berlanjut sampai ke persiapan menuju pernikahan.

Berangkat dari sebuah tulisan tersebut Tuhan mempertemukan dua umat manusia yang telah dijanjikanNYA. Masing-masing kami tak pernah menyadari kenapa saya bisa menulis tulisan tersebut dan kenapa ia tergerak untuk membacanya. Inikah rahasia Tuhan yang selama ini menjadi misteri jodoh kami. Percayalah Allah telah memiliki cerita tersendiri dalam mempertemukan jodoh kita. Namun kita tak bisa menyingkap tabir tersebut sebelum akad nikah terucap.

Iklan

16 thoughts on “Sebuah Tulisan Yang Mempertemukan Kami

  1. Alhamdulillah, kuasa Allah ya tak diduga sebuah tulisan mampu menggerakkan pertemuan jodoh
    tulisan itu aku ingat dari lubuk hati bangey kan dan kalau nggak salah menang GA ya?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s