Ngepos via Hape

Undangan Pernikahan

Bulan kemaren (april) hanya satu postingan dan dua draft yang tercipta. Mungkin saya lupa niat semula, langkah awal untuk berkomitmen selalu menulis itu tak mudah. Butuh kesabaran dan ketekunan tingkat tinggi. Sebab tanpa hal tersebut mungkin saja akan berakhir dengan putus asa. Tantangan dan rintangan terus menghadang tanpa pandang bulu.

Padahal begitu banyak cerita yang pengen ditulis. Mulai dari perjalanan di jakarta selama dua minggu sampai pada persiapan pesta pernikahan pemilik blog ini. Namun, tidak satupun yang berhasil dituliskan.

Mungkin kondisi ini bagian dari siklus, dimana akan tiba pada titik nadir terendah atau sebagian orang menyebut dalam pekerjaan mereka sebagai titik jenuh. Butuh semangat dan tekad kuat untuk kembali produktif. Tapi saya tidak manyebut dengan kejenuhan akan tatapi hal ini adalah ketidakmampuan diri saya mengatur waktu.

Satu pelajaran berharga yang saya sadari belakangan ini yakni jangan pernah menyalahkan orang lain ketika kita mendapatkan masalah. Koreksilah diri sendiri, selalu ada andil diri atas kesalahan tersebut. Sehigga kedepan dapat diperbaiki dan tak terulang kembali.

Kembali pada masalah blog yang saya anggurkan ini, semua masalahnya ada pada diri saya. Bukan pada hal lain seperti kesibukan, waktu ataupun gangguan sinyal yang sering terjadi tiap mau ngeblog. Okehh.. cukup deh ngeluhnya.

Lebih baik langsung aja lah ya. Postingan pertama bulan ini merupakan undangan pernikahan ya. Yang mana Insya Allah jumat besok (150515) kami akan melangsungkan akad pernikahan. Doakan semoga berjalan lancar ya narablog. Lalu pada hari senen nya dilanjutkan dengan resepsi di rumah perempuan dan pada hari selasa resepsi di ramah pengantin pria.

Bicara soal undangan, banyak sekali medianya. Dulu sebelum internet booming, di kampung saya orang ngundang pakai sirih. Kemudian bermetamorosis menjadi kertas undangan ada pula dengan rokok. Jika jarak gak mumungkinkan tentu cara mengundang terbaik dengan media internet.

Mudah-mudahan postingan soal persiapan dan resepsinya menyusul kemudian aja ya.

Iklan

27 thoughts on “Undangan Pernikahan

  1. Cieee mau nikaah… selamat yaaa πŸ˜€

    By the way masalah konsistensi menulis itu senasib dengan saya… udah jadi bloger pemalas, padahal banyak cerita yang harusnya bisa dibagi di blog. πŸ™‚

    Suka

  2. Subhanallaah.. Selamat ya Jo. Semoga lancar semuanya dan jadi keluarga Samara. Soal ngeblog mah nyante aja. Kalo semangatmya kembali sehari bisa post lebih dari satu. Hihihi.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s