Ngepos via Hape

Tekad Kuat Untuk Melawan Rasa Malas

Mumpung gak ada topik spesifik yang mau dibahas, maka saya jadi pengen nulis asal aja. Dimulai dari weekend beberapa hari yang lalu di pekanbaru. Pulang ke pekanbaru masih terasa mahal, sebab ongkos kapal aja sudah habis ratusan ribu rupiah, belum lagi transportasi daratnya. Soalnya bukan masalah uang sih, tapi masalah waktu. Lagi pula di pekanbaru cuma 30 jam. Kalau gak ada tujuan yang penting, saya lebih memilih untuk stay di selatpanjang saja.

Nah, karena kemaren itu pengen jemput dokumen untuk syarat ngurus pasport, maka sayapun berangkat ke pekanbaru jumat sore naik kapal “titanic” versi orang selatpanjang. Berangkat jam 4 sore, sampai di pekanbaru jam 7 pagi. Gak kebayang capeknya, sebab penumpang mesti tidur beralaskan kayu karena kapal “titanic” yang disebut dengan kapal jelatik ini terbuat dari kayu.

Sampai di pekanbaru bingung mau kemana. Ujung-ujungnya pergi ke pusat perbelanjaan buat beli kebutuhan skunder selama merantau di negeri pulau melayu ini. Nah, kebetulan singgah di toko buku. Sulit sekali membendung hasrat untuk membeli sebuah buku motivasi yang saya incar begitu lama. Buku karya Anthony Robbins yang berjudul unlimited power.

Dengan membaca buku ini saya berharap dapat meningkatkan motivasi untuk menulis dan ngeblog. Dengan buku ini saya berharap dapat mengembangkan diri. Menggali kekuatan diri untuk dapat dijadikan sebagai peluru untuk menghadapi segala realitas kehidupan.

Sesampai buku di tangan, makin banyak saja godaan untuk malas membacanya. Jadi buku baru yang dibeli makin numpuk dalam koleksi antrian. Memang butuh tekad yang kuat untuk melawan rasa malas.

Iklan

11 thoughts on “Tekad Kuat Untuk Melawan Rasa Malas

  1. Semangat buat membacanya Mas. Sedikit-sedikit mungkin bisa Mas, biar tidak terasa memberatkan :hehe. Tapi saya setuju, memulai selalu jadi pekerjaan paling sulit :)).

    Suka

  2. Ooo.. jadi abang ni orang pekanbaru apa gimana?? kok bahasanya kayak padang ya? :/ wkwk bingung saya.
    oalah abang nie.. tak usahlah bawa buku tuk baca kalau sedang badannya sakit..
    sedikit saran bang! kalo bisa kasih foto-fotonya dong supaya pembaca bisa mersakan “penderitaan” Abang! lagipula pasti banyak keindahan yang ada di sepanjang perjalanan anda.

    Soal Buku.. anda sama seperti saya, suka menumpuk-numpuk. tapi jarang membacannya. Tapi itu bisa disiasati dengan membacanya di waktu libur.. misalnya diwaktu hari sabtu sore, atau hari minggu. πŸ™‚

    Suka

  3. Thanks for a marvelous posting! I truly enjoyed reading it, you
    could be a great author. I will remember to bookmark your blog and will often come back at some point.

    I want to encourage you to ultimately continue your great job, have
    a nice day!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s