Ngepos via Hape

Waktu yang sempit untuk membaca

Dulu sehabis resign dari tempat kerja, saya pergi ke toko buku terkemuka. Begitu banyak buku tergelatak di rak dengan label harga yang beragam. Di situ saya merasakan kesedihan yang luar biasa. Dengan apa saya akan membeli buku tersebut, sementara penghasilan saat itu tengah terhenti.

Biasanya ketika pergi ke toko buku, patang bagi saya pulang tanpa membelinya. Dalam satu bulan, selalu ada budget pengeluaran untuk membeli buku. Beberapa persen dari gaji sudah disiapkan buat beli buku. Ketika gaji itu terhenti, maka mimpi untuk punya buku seakan terhenti.

Kini, beberapa tahun kemudian. Kerisauan kala itu mulai terjawab. Rezeki yang saya khawatirkan tak mampu beli buku bukanlah penghalang terbesar untuk dapat mengembangkan minat membaca. Ternyata waktu dan kemauan adalah bentuk rezeki yang teramat penting bagi seseorang.

Ketika seseorang diberi kelimpahan uang buat beli buku, maka bisa jadi mereka diberikan kesempitan waktu untuk membacanya. Namun ketika seseorang mempunyai waktu luang untuk membaca buku, maka bisa jadi mereka mendapatkan kesulitan untuk memperoleh dan membeli buku. Beruntunglah orang yang diberikan kedua kesempatan itu, yakni kemampuan membeli dan waktu untuk membaca.

Memang untuk bisa membaca tidak harus membeli buku, dengan meminjam di perpustakaan dan meminjam ke orang lain dapat menjadi solusi. Butuh kemauan yang cukup kuat untuk menumbuhkan minat baca. Tanpa minat baca yang kuat, kaki terasa berat melangkahkan kaki ke perpustakaan.

Rasanya saya seperti berjuang melawan diri sendiri. Menumbuhkan minat baca yang tinggi, menancapkan tekad yang kuat untuk menulis. Melawan rasa malas dan belajar menyiasati waktu agar selalu ada kesempatan untuk membaca, walaupun hanya satu paragraf atau satu kalimat.

Sungguh celaka kiranya ketika ada buku yang akan dibaca, tapi muncul dorongan rasa malas yang entah tiba dari mana. Sehingga buku tersebut terlantar begitu saja. Di situ kadang saya merasa sedih.. 😀

Iklan

4 thoughts on “Waktu yang sempit untuk membaca

  1. Ayo semangat membaca! :hehe
    Satu halaman sehari pun tak apa, yang penting ada :))
    Kalau saya, kebanyakan bosannya :hehe, jadi berhenti dulu baca bukunya, tapi berhentinya kelamaan karena kebanyakan blogwalking :hihi. Mari diseimbangkan :hehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s