Ngepos via Hape

Mental Miskin

Selamat pagi, dunia. Hari ini Tuhan akan memberikan hal terbaik untuk kita semua. Jika ada keburukan yang kita lakukan, itu bukan dari Tuhan melainkan dari diri kita sendiri. Sebab Tuhan telah memberikan kita wewenang untuk memilih antara kebaikan dan keburukan. Namun, jika ada kebaikan yang kita lakukan maka kebaikan itu tidak terlepas dari petunjuk Tuhan yang kita ikuti.

Satu hal dari keburukan yang sering dilakukan tanpa disadari adalah mental miskin. Banyak yang bermental miskin, bukan hanya orang miskin tapi banyak orang kaya juga bermental miskin.

Mental miskin adalah penyakit yang merasuki jiwa setiap orang karena pada dasarnya setiap manusia selalu membutuhkan sesuatu untuk bertahan hidup. Sehingga muncul rasa takut bila seandainya tidak terpenuhi kebutuhan hidup tersebut. Apalagi kita masih teramat sulit membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Beruntunglah orang-orang yang mampu membuang mental miskin dalam diri mereka. Orang-orang yang selalu bersyukur atas apa yang mereka miliki, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Orang-orang yang merasa cukup pada apapun yang diberikan oleh Tuhan. Sementara kita, apakah termasuk kedalam orang golongan tersebut atau tidak?

Pada prinsipnya Tuhan telah memberikan kekayaan dan kecukupan. Ingat kecukupan, bukan kemiskinan. Miskin atau atau tidak hanya kita yang menciptakan. Entah itu berupa keluh kesah, ketamakan, kemalasan, merasa kekurangan dan tidak pernah bersyukur. Makanya disaat dua sujud, kita memohon doa agar dilimpahkan rezeki oleh Nya.

Iklan

5 thoughts on “Mental Miskin

  1. Jadi teringat omongannya Gandhi: Alam sebetulnya bisa memenuhi kebutuhan manusia, namun tidak akan bisa memenuhi sifat tamaknya 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s