Ngepos via Hape

Segenggam Tanah

Tuhan, aku lupa bahwa dulu pernah terbesit niat baik dalam hati. Sayang kebaikan itu hanyalah sebatas niat, sebab selalu ada godaan supaya tidak melakukannya. Hal seperti itu saja sudah Engaku berikan ganjaran pahala. Apabila kebaikan itu dapat diwujudkan dengan izin Mu, tentu Engkau akan memberi ganjaran yang lebih besar dari pada pahala.

Sementara, ketika aku memiliki niat jahat. Engkau tak menilai itu sebuah dosa bila niat jahat itu belum aku lakukan. Jika niat jahat itu telah aku lakukan, barulah Engkau ganjar dengan dosa.Β 

Wahai Tuhan pemilik hati, tak seorang pun tahu apa yang terbesit dalam hati ku. Engkau pasti tahu apa yang terlintas dan terpendam dalam lubuk kalbu ku. Aku kira hanya dua hal, yakni kabaikan dan keburukan. Tentu dua hal itu bukan sifat dasar dari segumpal daging dalam dada ku karena pada dasarnya hati hanyalah segenggam tanah yang fitrah.

Apa yang ditanam, itulah yang nanti akan dipetik. Hati ini ibarat tanah, akan menumbuhkan apa yang ditanam. Jika kita menanam pohon apel maka yang tumbuh adalah apel. Namun tidak semua apel yang akan berbuah. Bisa jadi pohon apel yang ditanam pada tanah yang sama tapi tidak disiram dengan tepat maka pohonnya tidak akan menghasilkan berbuah, bahkan bisa jadi pohon itu layu sebelum tumbuh.

Begitupun dengan hati, jika tidak diisi dengan perasaan bahagia dan tenang maka aku akan merasakan gelisah. Jika hati tidak disinari cahaya Ilahi, maka aku akan tersesat dalam kegelapan. Jika hati ini tidak dibuat selapang samudera, maka aku akan terhimpit oleh masalah hidup.

Oleh karena itu luruskanlah niat ku. Berilah kemudahan untuk mewujudkan apapun niat baik yang terlintas dalam hati. Namun, jika ada niat buruk maka cegahlah aku melakukannya. Sebab aku tidak akan kuat menahan godaan tanpa pertolongan dari Mu.

Iklan

7 thoughts on “Segenggam Tanah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s