Ngepos via Hape

Membuka Pintu Hati

image

Hingga kini, ada dua momen dalam kehidupan ku yang mengharuskan diri membuat tulisan untuk memperingati moment tersebut. Pertama moment ulang tahun yang jatuh pada tanggal 14 Agustus. Yang kedua, momen dimana aku mulai berhenti merokok pada tanggal 11 November. Hampir tiap tahun aku menuliskan kesan, pikiran dan cerita yang khusus untuk menyambut dua hari spesial itu.

Tahun ini, ada salah satu tulisan dari dua moment tersebut yang amat berkesan bagiku. Yakni, sebuah tulisan yang berjudul “Hari Intropeksi” yang diposting tanggal 14 Agustus 2014 di blog www.garammanis.com

Tulisan itu merupakan titik balik dari perjalanan hidup. Ada sebuah harapan yang tersirat dalam tulisan tersebut. Harapan yang merupakan akumulasi doa tak terucap. Dimana penantian seakan terasa dekat. Sehingga membuat ku bertanya, apakah ini arti sebuah takdir.

Entah kebetulan atau tidak, tulisan itu mampu berbicara melewati batas waktu dan jarak. Tapi aku sedikit ragu dengan kebetulan. Sebab tulisan tersebut bagaikan salah satu jalan yang sudah diatur Tuhan, yakni jalan menjemput Jodoh.

Bagaimanapun jodoh selalu jadi misteri yang tak akan pernah tersingkap hingga akhir kehidupan. Kalupun Tuhan berkenan membuka tabir misteri itu, maka tak satupun diantara kita sanggup untuk menyaksikannya.

Aku jadi teringat dengan hipotesis tentang belahan jiwa. Dimana pada mulanya Tuhan menciptakan satu jiwa, lalu dibelah menjadi dua. Karena cinta Nya, kedua belahan jiwa akan menyatu kembali.

Dalam hati aku bertanya, apakah Tuhan menjadikan tulisan ini sebagai magnet untuk menyatukan belahan jiwa ku yang terpisah itu. Wallahualam. Bagaimanapun, aku percaya bahwa menulis adalah manifestasi dari cinta Nya.

Suatu hari, jika Tuhan mengizinkan. Tulisan tersebut akan menjadi satu dari rangkaian cerita kehidupan yang sambung menyambung. Tulisan itu adalah sebuah fase dimana seorang anak adam yang membuka pintu hatinya. Kenyataan yang sulit kita hindarkan dalam hidup adalah membuka pintu hati untuk sesorang yang sudah dijanjikan oleh Nya.

*****
Itulah latar belakang kenapa tulisan “Hari Intropeksi” begitu berkesan bagiku. Waktu menuliskan postingan tersebut memang tidak habis waktu berhari-hari, cukup beberapa jam saja. Namun proses untuk mendapatkan ide dari tulisan itu butuh waktu selama 29 tahun, sebab saat itu aku sedang berulang tahun yang ke-29.

Adapun kelemahan dari tulisan tersebut adalah gaya bahasanya yang seolah berbunga-bunga dan terkesan menggurui. Padahal dalam hati perasaan lagi galau banget… hehehe

*****

“Postingan ini diikut sertakan dalam lomba tengok-tengok blog sendiri berhadiah, yang diselenggarakan oleh blog The Ordinary Trainer”

Iklan

17 thoughts on “Membuka Pintu Hati

  1. Bukannya harus setiap saat meng-intropeksi diri itu..?? Oohh ini spt buku raport ya…ada penilaian secara keseluruhan…

    Jd sekarang sudah ada kah pendampingnyaaa…?? 🙂

    Suka

  2. Istilahnya itu ada semacam kekuatan tersembunyi dari tulisan yang pernah dibuat.. jadi auranya kerasa lagi saat membaca ulang pada momen yang tepat…

    Saya selalu berprinsip agar tidak pernah menyesal akan setiap apa yang pernah ditulis karena ya ada kekuatan yang sudah saya taruh di tulisan itu untuk suatu saat akan menarik saya membacanya lagi…

    Suka

  3. Saya datang dan sudah membaca “Self Reflection” di blog ini
    Terima kasih telah berkenan untuk ikut lomba saya ya
    Semoga sukses

    Salam saya
    #6

    Suka

  4. menuliskan apa yang kita rasa memang luar biasa bagi diri. saya merasakan itu, dan dengan menulis seolah telah berbagi dengan seseorang meski tanpa balasan. semnagat terus untuk menjadi lebih baik lagi. salam kenal dari saya 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s