Ngepos via Hape

Secangkir Kopi Pengusir Pagi

Bumi tak pernah lelah untuk berputar. Lalu membisikan satu hal yang membuat kita tidak mengerti, yakni belajarlah pada pagi.

Lihatlah seorang gadis yang duduk di sudut kedai kopi itu. Ia terus memandangi matahari yang kian meninggi. Berharap suatu saat ia bisa seperti matahari yang ikhlas menerangi bumi.

Ketika orang tengah terlelap diselimuti dingin, ia sudah menyibakan selimut yang telah menghangatkan tubuh mungilnya. Pertama yang ia ingat adalah Tuhan, sekejap kemudian ia memulai rutinitas yang biasa dilakukakan.

Salah satunya berjalan menuju kedai milik orang Tionghoa dengan jilbab lusuh. Setiba di sana, ia menggenggam setangkai sapu untuk mengurai debu. Di kedai tersebut ia bukan sekedar menyapu, tapi juga meracik secangkir kopi bagi pengunjung pelabuhan.

Satu cangkir sudah terlentang dihadapanku, menyeruput dengan penuh nikmat. Tegukan pertama membuatku sadar bahwa hari ini sungguh luar biasa. Secangkir kopi yang telah menemani ku mengusir pagi.

image
Secangkir Kopi
Iklan

5 thoughts on “Secangkir Kopi Pengusir Pagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s