Ngepos via Hape

1# Kelahiran Musa

Ketika Musa kecil, ibunya diterpa kagalauan yang luar biasa. Semua anak laki-laki yang lahir di negeri itu mesti dibinasakan oleh penguasa, tanpa terkecuali. Betapa terkejut ibu Musa kala mengetahui anak yang dilahirkan adalah seorang laki-laki.

Dengan izin Allah anak laki-laki kecil bernama Musa itu dilindungi oleh Nya. Suara batin si ibu memaksanya untuk memasukan anak itu kedalam peti lalu membuangnya ke sungai. Allah menjanjikan keselamatan pada anak itu dan kelak anak itu akan kembali kepangkuan keluarganya.

Lalu si ibu menyuruh seseorang untuk mengikuti kemana anak itu mengapung. Alangkah kagetnya si Ibu ketika mengetahui anak kandungnya jatuh ke tangan raja yang memerintahkan membunuh semua bayi laki-laki di seantro negeri.

Allah telah campakan “cinta” ke dalam sosok Musa. Raja yang tadinya sangar dan garang, tiba-tiba luluh oleh kasih sayang Asiyah, sang istri dari raja Firaun. Cinta dalam sosok bayi laki-laki itu membangkitkan potensi kebaikan dalam diri Asiyah.

Dalam catatan sejarah peradaban Asiyah dikenal sebagai sosok wanita baik yang mendamping suami kejam bergelar Raja Firaun. Jika benar demikian, benarkah perempuan baik akan mendapatkam laki-laki yang baik, atau sebaliknya? Pertanyaan yang sungguh menggelitik. 

Begitupun didikan dari keluarga yang terkenal angkuh dan sombong tersebut. Musa yang dibesarkan oleh mereka jadi seorang yang bijaksana, sampai tiba masa dimana hancurnya dinasti firaun di tangan Musa sendiri.

Tanpa pertolongan Allah, semua itu tak akan pernah terjadi. Jika Allah telah berkehendak, apapun segera terjadi. Hanya Dia yang mengetahui isi hati setiap hamba manusia di hamparan bumi ini.

Iklan

5 thoughts on “1# Kelahiran Musa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s