Ngepos via Hape

Menulis Perasaan atau Kenyataan

Selamat pagi, kawan. Bagaimana perasaanmu hari ini. Apakah sedih atau bahagia? Takut atau berani? Senang atau susah?

Bagaimanapun perasaan ini selalu memiliki dua kutub, positif dan negatif. Terserah kamu mau pilih yang mana. Tapi ingat semua perasaan itu bermula dari pikiran.

Beruntunglah orang-orang yang mengikat pikirannya dengan menulis. Laksana mengikat seekor kuda, jika tidak kamu ikat kuda mu akan lepas ke rimba belantara.

Pikiran bukan hanya membuahkan perasaan, tapi dapat membentuk sikap. Kenyataan yang kamu alami sehari-hari adalah akumulasi dari sikap yang diciptakan oleh pikiran.

Jadi, perasaan dan sikapmu berakar dari pikiran. Dengan menuliskan apa yang kamu pikiran merupakan bentuk syukur pada Tuhan bahawasanya kita adalah makhluk berakal.

Tapi kawan, aku sering kali lalai dalam kubang kemalasan, ranjau kesibukan untuk menuliskan buah dari pikiran ku ini. Mungkin aku tak tahu apakah sedang menulis perasaan atau kenyataan.

image
Pantai Gandoriah, Pariaman.
Iklan

8 thoughts on “Menulis Perasaan atau Kenyataan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s