Ngepos via Hape

7# Pejuang Subuh : Topi

Siapa bilang tidur larut malam gak bisa bangun pagi. Bila udah terbiasa bngun pagi, jam berapapun tidurnya bangun tetap aja pagi kok.

Jika saya berpikir dan menyadari, sesungguhnya banyak manfaat bangun pagi apabila diiringi dengan subuh berjamaah. Seperti halnya pada kejadian kemaren.

Berhubung kemaren ada acara family getharing di tempat kerja. Maka ada lomba dancing performance gitu. Nah, setiap orang dibagi menjadi beberapa kelompok.

Awalnya saya gak masuk kelompok manapun karena diberi tugas sebagai tukang foto. Tapi ada satu orang yang mengundurkan diri, maka saya diajak sebagai pengganti.

Dengan waktu yang amat terbatas kita latihan nari semampunya. Berdasarkan kesepakatan tim, maka kami semua diwajibkan untuk mempersiapkan perlengkapan seperti kaca mata, payung dan topi. Dua perlengkapan pertama udah ada, cuma tinggal topi aja yang belum.

Hari sebelumnya udah minjam sama teman kantor tapi pas malam sebelum penampilan topi yang dibawa tidak sesuai dengan harapan. Topinya gak bisa digunakan.

Haripun sudah larut malam, mau beli topi tapi toko-toko udah pada tutup. Saya tak suka pakai topi, kalaupun beli nanti bakal mubazir. Padahal paginya harus performance menggunakan topi. Saya coba meminjam kepada teman-teman lain, tidak satupun yang punya.

Sampai pagi belum jua mendapatkan topi. Saya pasrah saja, terserah deh. Sebelum berangkat ke tempat acara saya berjumpa dengan seseorang tetangga di rumah. Ia menyarankan saya meminjam kapada temannya yang mempunyai banyak koleksi topi.

Ia pun membantu meminjamkan, malah temannya itu bukan hanya meminjamkan tapi memberikan topi itu kepada saya. Allah telah memudahkan aktifitas saya hari itu.

Keajaiban shalat subuh berjamaah itu sungguh luar biasa. Apakah persoalan topi bagi saya pada hari itu memiliki keterkaitan dengan subuh berjamaah. Jawaban saya “iya”, kedua hal tersebut berhubungan satu dengan yang lainnya. Jika tidak menunaikan subuh berjamaah saat itu, bisa jadi saya tidak akan berjumpa dengan tetangga baik hati yang sudi meminjamkan topi pada temannya.

Iklan

11 thoughts on “7# Pejuang Subuh : Topi

  1. Jadi sepertinya ada semacam jam dalam diri kita yang membangunkan kita setiap pagi sesuai dgn kebiasaan bangun pagi kita. Begitu kali ya?
    Sukses performance dgn topi pinjamannya? Besok boleh dituliskan disini dong…

    Salam,

    Suka

  2. tidur jam berapa saja, biasanya saya juga susah untuk tidak bangun jam 5-an, tapi kalau kurang tidur, siang hari rasanya sama sekali ngga produktif dan emosian, hehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s