0-250

BBM Launching di Android, Blackbarry Malah Rusak.

Sumber : Klik gambar

Banyak orang yang membahas soal BBM (Blackbarry Masanger), tidak hanya di dunia maya seperti posting blog dan update status tentang BBM. Di dunia nyatapun pada ribut soal BBM.

Kenapa saya bilang ribut, karena gara-gara BBM udah bisa di handphone yang berbasis android makanya seorang teman gak jadi jual handphone android miliknya.

Sementara saya masih berkutat pada handphone blackbarry yang lagi rusak. Entah kenapa dari dulu terlalu setia sama blackbarry yang satu ini. Padahal pengen sekali beli handphone berbasis android, tapi yang model qwerty. Udah liat-liat modelnya di toko, kepincut juga sih tapi masih kalah sama kesetiaan pada blackbarry.

Apa yang membuat saya hingga kini masih betah sama blackbarry, ya cumaΒ  fitur push email nya saja membuat saya bertahan memakai gadget yang bermakas di kanada ini. Tanpa itu sudah dari dulu berpaling dan berlabuh ke handphone android.

Nah yang jadi persoalannya adalah handphone android rata-rata touchscreen gitu. Tidak banyak pilihan yang bermodel qwerty. Jadi saya juga berpikir dua kali untuk meninggalkan blackbarry. Bukan berarti suatu saat saya tidak akan mencoba untuk menggunakan handphone android, tapi yang model qwerty.

Kenapa sih ngotot amat sama qwerty, khan sekarang zamannya touchscreen gitu? Sebetulnya bukan gak mau ngikutin zaman, tapi memang saya gak biasa pake handphone touchscreen karena kalau mencet salalu keras-keras. Khawatirnya bisa pecah juga layarnya kalau saya yang pencet. Untuk itu, biarlah pake handphone yang model qwerty aja. Entah itu barbasis android atau blackbarry. Biar waktu yang menjawab.

Iklan

28 thoughts on “BBM Launching di Android, Blackbarry Malah Rusak.

  1. Kalau soal touchscreen itu hanya kebiasaan aja sih, Uda. Kalau sudah sehari dua hari juga sudah terbiasa. Malah bisa lebih cepet ngetiknya kalau sudah terbiasa banget. πŸ™‚

    Suka

  2. toss dulu deeh.. aku cinta sm kipet-nya yg qwerty itu tuuh.. pertama kali pake hp touchsreen, smpe desperate looh, brasa salah beli HP touchscreen, maklum aq kan hobi chat n sms πŸ˜€

    Suka

  3. Saya sudah install bbm untuk android. Sejauh ini lancar saja. Kelebihannya lebih hemat untuk beli pulsa cukup paket unlimited seharga kurang dari 50 ribu dibandingkan dengan paket full service nya blackberry. Kedua saya jadi ga perlu lagi bawa banyak gadget, saya punya android dual on cdma gsm. Masalah keypad itu pembiasaan saja, enaknya di touchscreen ya ga berisik. Mengetik bisa cepat dengan memakai layar lebar dan ukuran keypad yang lebar pula seperti big keyboard atau dalam mode landscape. Lalu bisa juga install keypad canggih seperti swype yang akan memprediksi ketikan kita dan menyimpan bahasa sehari-hari yang kita gunakan, kalau sudah terbiasa jadinya sangat cepat. Ini saya menggunakan android dengan keypad swype tersebut. Coba deh…. dan kebanyakan perangkat android kinerjanya lebih unggul dibandingkan blackberry, dengan harga yang murah saja sudah mengalahkan blackberry harga selangit. Bagi saya migrasi ini sifatnya penting dan menguji idealisme saya untuk menumbangkan dominasi alias penjajahan RIM Blackberry pada bangsa kita. Mari bermigrasi: http://widodowirawan.wordpress.com/2013/10/24/nikmatnya-hijrah-bb-messenger-dari-blackberry-ke-android/

    Suka

      1. Benar Mas, solusi keypad touchscreen itu ya pake Swype. Coba kunjungi situsnya di http://www.swype.com luar biasa aplikasi satu itu. Kita dapat mengetik dengan cepat dengan cara tapping/sentuhan menggunakan prediksi teks, dengan cara swype/menyeret/dragging jari kita untuk memasukkan perintah dan tulisan secara cepat. Lalu bisa juga kita input dengan tulisan tangan kita pada screen, dan yang juga mengagumkan kita bisa juga menginput tulisan dengan suara kita dengan bahasa indonesia, tepat dan praktis, sekaligus bisa kita gunakan sebagai notulen mandiri.

        Suka

  4. dulu sebelum dapet hadiah Iphone aku juga setia pakai bb ku Jo, tapi setelah pakai Iphone ketakutanku sebelumnya kalo jari jariku yang besar bakal sulit ngetik di layar touchscreen ternyata gak terbukti.. Tapi bb ku masih aku pakai sih. Nah setelah bb masuk ios, aku udah gak pikir lagi buat non aktifin layanan bb nya. Jadi walau masih dipakai tapi lebih karena sayang nomornya yang sudah dipakai bertahun tahun… buat telp sama sms aja.. hahahaha

    Suka

  5. hahahaha… jadi dilema ya..
    saya juga dulu sempat mau beli android, tapi berhubung keluarga semua bb, jadi ajah beli bb.
    Nah sekarang jadinya setia ama bb tapi pusing ama android yang masuk ke bb, jadi suka hang
    *ga tau bb saya butut

    Suka

      1. Senasib ternyata kita.. hahahaha…
        Bb saya pun sudah sering pingsan, tapi tetep ajah setia ama si bb. Mungkin kalau dapat hadiah android, bb pun tetap saya pakai. Dah nyaman soalnya πŸ™‚

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s