250-500

Sebatang Pohon, Seribu Buah.

Sumber gambar : Wikipedia

Saya adalah orang biasa yang ingin menjadi luar biasa. Bukan luar biasa seperti super hero, hanya ingin menjadi sesorang yang setidaknya bisa mensyukuri hidup. Banyak hal yang dapat menjadikan kita mengerti akan makna kehidupan ini. Hanya saja kita tidak menyadari hal itu.

Salah satu hal luar biasa menurut hemat saya adalah mempu memandang sesuatu dari prespektif yang berbeda. Mamahami setiap persoalan dari sudut pandang yang beragam. Menilik sebuah masalah dari sisi yang komperhensif.

Saya akan menyebut satu contoh yang digambarkan oleh Kazuo Murakami seorang ahli genetika dalam bukunya The Miracle of The DNA. Didalam buku itu Kazuo menceritakan bagaimana seorang ilmuwan jepang dapat melihat sebuah persoalan dari sudut pandang berbeda dari kebanyakan orang.

Kebanyakan kita memandang sebatang pohon tomat hanya tumbuh diatas tanah, dimana akar pohon tomat menjalar dalam tanah untuk menyerap air sebagai nutrisi. Nah ternyata, dengan melihat dari sudut pandang yang lain, si Ilmuwan berkesimpulan bahwa tanah menghambat potensi pertumbuhan pohon tomat yang hanya mampu berbuah sebanyak 30 buah. Padahal pohon tomat mempunyai potensi untuk berbuah ribuan kali lebih banyak dari itu.

Sesungguhnya pohon tomat cuma membutuhkan air yang diserap akarnya di dalam tanah. Dengan menanam pohon tomat diatas air dengan bantuan nutrisi dan sinar matahari, pohon tomat itu akan berpotensi berbuah lebih banyak. Tanah yang menjadi penghambat potensi berbuah pohon tomat disingkirkan. Sehingga pada akhirnya pohon tomat yang ditanam di atas air itu mampu berbuah 12.000 tomat pada setiap batangnya.

Sebatang pohon tomat saja mempuanyai potensi berbuah lebih banyak dari pada biasanya. Bagaimana dengan kita manusia. Apakah kita sudah mengerahkan semua potensi yang ada pada diri kita?

Dilihat dari kenyataan yang masih-masing kita hadapi saat ini. Dapat dikatakan bahwa belum semua potensi yang kita miliki dapat kita manfaatkan. Bisa jadi hanya segelintir potensi yang kita gunakan, sementara kebanyakan potensi yang ada tidak kita gunakan dengan semestinya.

Dengan sedikit potensi yang dimanfaatkan itu saja sudah menjadikan kita luar biasa, bagaimana kalau potensi itu dikerahkan lebih banyak lagi, tentu akan menakjubkan hasilnya.

Jika diibaratkan dengan pohon tomat tadi, kita hanya memanfaatkan potensi diri untuk berbuah sebanyak puluhan buah tomat saja. Tidak banyak diantara kita yang mampu menggali potensi diri masing-masing untuk dapat bermanfaaat lebih banyak layaknya sebatang pohon tomat yang berbuah sebanyak ribuan itu.

Iklan

5 thoughts on “Sebatang Pohon, Seribu Buah.

  1. potensi=kemampuan. masalahnya tidak semua individu mampu mengembangkan banyak kemampuan dalam waktu bersamaan. yang sering terjadi adalah tidak fokus. Tapi adalah luar biasa kalo seorang Individu bisa fokus ke satu kemampuan. nantinya ia akan jadi luar biasa.
    wah! gue pikir tadi soal bercocok tanam, hehee ternyata tentang potensi manusia. 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s