Ngepos via Hape

Tuhan dan Dingin

Pagi-pagi, biasanya dingin menusuk hingga tulang. Jangankan menyentuh air, bangkit dari tidur saja tidak sanggup karena dihentikan oleh dingin. Akan semakin gila bila dingin bersekutu dengan ngantuk. Untuk membuka mata akan terasa berat sekali.

Meskipun azan subuh telah berkumandang, selimut selalu menyekap sembari berkata “tidur saja lagi, pagi masih dingin”. Sehingga tanpa disadari ketiduran dan waktu subuh berlalu.

Beruntunglah mereka yang menguasai diri. Mereka yang telah terbiasa bangun pagi. Mereka yang bisa melawan dingin.

Saya jadi ingat pesan seseorang “jika sebelum tidur kita pasang niat tulus untuk bangun subuh, percayalah, niscaya malaikat akan membangunkan kita walaupun kita mengantuk berat. Tapi jangan pernah tidur lagi bila kita telah terbangun walau sekejap.”

Untuk mengatasi supaya tidak tidur lagi kayak lagunya alm Mbah Surip, maka caranya adalah bangkit dan segera ke kamar mandi. Sedapat mungkin mandi, lalu wudhu. Air nan dingin itu mampu mengusir rasa kantuk di pagi hari.

Persoalannya air nan dingin itu bagaikan sosok menakutkan di pagi hari. Banyak yang enggan untuk menyentuhnya, sehingga memilih untuk tidur lagi.

Formula tepat untuk mengatasi rasa tukut dingin itu dapat menggunakan rumus ketakutan, yaitu Jika kita takut pada Tuhan, maka segala sesuatu takut pada kita. Jika kita tidak takut Tuhan, maka kita akan takut pada segala sesuatu, salah satunya adalah dingin.

Untuk menyingkirkan rasa takut dingin itu dengan merombak mindset dalam pikiran. Kenapa harus takut dingin, bukankah yang pantas ditakutkan itu Allah. Jadi, kala mendengar azan berkumandang takutlah pada Allah dengan melemparkan selimut lalu menuju kamar mandi. Setiba di kamar mandi air nan dingin itu akan takut pada kita, boleh jadi air itu akan mengurangkan suhunya ketika menyentuh sekujur tubuh kita.

Cobalah dan terus mencoba melatih pikiran untuk melawan rasa takut dingin di pagi hari. Pagi adalah sabaik-baik waktu bertebaran di muka bumi.

Iklan

4 thoughts on “Tuhan dan Dingin

  1. Emang bener Da, kalo sebelum tidur udah niat mau bangun jam tertentu (kalo kasus saya sudah diniati bangun jam 04.30 misalkan), tanpa pake alarm pun insyaAllah bangun. πŸ˜€

    Suka

  2. Banjarnegara dinginnya standard sih. Tapi kalau adzan subuh berkumandang, masih saja males2an bangunnya. πŸ˜€ Semestinya begitu, takut kepadaNya dan ditambah ingat pada kematian yang datangnya bisa kapan saja. πŸ™‚

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s