250-500

Kegaiban yang tak tersingkap

“… Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang gaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya diantara rasul-rasu Nya….” (QS Ali Imran [3] : 179)

Gaib adalah sesuatu yang tidak terjangkau hakikatnya. Banyak sekali hal-hal gaib, ada yang bersifat mutlak dan ada yang bersifat relatif.

Jika sesuatu telah diketahui hakikatnya, terlihat, dan teraba. Maka sesuatu itu tidak dapat dikatakan gaib lagi, itulah kegaiban yang bersifat relatif. Sementara kegaiban yang bersifat mutlak sama sekali tidak dapat terungkap.

Sumber gambar; Fan Page Rumi

Pada mulanya rezeki dan jodoh merupakan misteri, hal yang gaib. Manusia mempunyai potensi untuk menggali hakikat kedua hal tersebut dengan mengikuti hukum sebab akibat. Jika ingin kaya maka berusahalah tidak ada yang kaya dengan bermalas-malasan, itulah hukum sebab akibat. Disamping itu ada hal-hal gaib yang bersifat mutlak.

Lantas yang menjadi pertanyaan kenapa Allah tidak menghendaki manusia mengetahui hal-hal gaib yang bersifat mutlak. Itu semua untuk menguji kita sebagai seorang manusia, apakah masih tetap beriman atau tidak.

Jika Allah menghendaki kita melihat malaikat Izrail, mana mungkin kita berleha-leha menunaikan ibadah. Jika Allah menghendaki kita bertemu dengan bidadari surga, mana mungkin kita mengobaral syahwat kemana-mana.

Seandainya Allah membuka isi hati manusia, aku mengetahui isi hatimu dan kamu pun mengetahui isi hatiku. Maka apa artinya kita hidup sebagai manusia. Bayangkan apa yang akan terjadi jika seandainya apa yang terlintas dalam hati, entah itu perbuatan jahat atau baik, dendam, benci, dengki, dan mungkin perasaan suka. Maka tidak ada lagi ketenangan diantara kita.

Tidak tersingkapnya hal-hal gaib itu memberikan makna dan pelajaran bagi kita semua bahwa keimanan itu akan melewati yang namanya ujian. Menuntut kita untuk bersabar serta tawakal.

Sadarkah kamu, kenapa akad suci dua manusia memberikan ketenangan (QS Ar Rum [30] : 21). Karena kamu tidak mengetahui isi hati pasanganmu dan pasanganmu tidak mengetahui isi hatimu. Sungguh indah bukan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s