0-250

DSLR

Ketika aku tanya, kau diam seribu bahasa. Aku tak mengerti apa maumu. Aku tak tahu bagaimana perasaanmu. Satu hal yang aku tahu, aku terlalu bodoh untuk bisa mengenal sosokmu.

Sepertinya aku terjebak dalam labirin kehidupan. Berkali-kali aku memutar otak untuk menyatukan cerita kita yang berbeda. Sebanyak itu juga aku menemukan jalan buntu. Karena kau diam, aku tak kunjung menemukan pintu hatimu.

Sadari awal aku telah menyerahkan diriku pada Tuhan. Apapun yang terjadi, Tuhan selalu memberikan jalan terbaik untukku. Kehadiran namamu dalam hidupku, cukup membuat aku dekat dengan Nya.

Sudah hampir dua bulan kau hadir disisi mimpiku. Selalu terbayang kisah indah dan sedih yang mungkin akan kita jalani bersama. Bayangan imajinasiku semakin terbang tinggi, namun kala aku membuka mata, kakiku terhempas kembali ke bumi.

Tiap minggu aku mengumpulkan keberanian untuk memegang perangkat elektronik yang canggih itu hanya untuk bilang hallo.Β  Saat perangkat itu dalam genggaman, tiba-tiba lidah ku kelu lalu membisu. Aku kehabisan kata untuk bisa berbicara denganmu. Kehabisan cara untuk bisa mendengar suaramu.

Lantas kau kembali lagi ke rumahmu dengan membawa rahasia terdalam yang belum aku mengerti. Berbagai informasi tentangmu aku gali dari berbagai sumber di internet, supaya aku bisa membuka tabir rahasiamu.

Aku berharap jiwa kita menyatu menghadapi sudut pandang dunia ini, wahai kamera DSLR ku. Jangan kau teronggok kaku di sudut lemari itu.

Iklan

8 thoughts on “DSLR

    1. malang nasib nyo lai. alah ndak dipakai, baa tinggan lo di kampuang…
      kalo ambo lai babok ka rantau, tapi jarang bapakai… mungkin klo menurut istilah om NH tu karno ado yang lebih menarik dari alat tu saat iko… hehehhe

      Suka

      1. hahah iyo da ajo,,,, kadang2 lai babok sih cuma ternyata manambah2 baban se…tapakai indak juo,,,
        tu lah tah baa nasib nyo lai tu…ternyata dak semudah nan di bayangkan do

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s