0-250

Kaki

Pernahkah memperhatikan kemiringan kaki kita, kenapa kaki kanan condong ke kiri dan yang kiri condong ke kanan. Supaya kita bisa berjalan lurus.

Jikalau kaki tidak condong ke arah telapak kaki pasangannya, maka kita akan berjalan mencong ke kiri atau mencong ke kanan. Begitupun dengan hati, ketika hati condong pada Nya tidak akan pernah kita tersesat menjalani kehidupan dunia.

Pernahkah menengok kenapa jari-jari kaki kita bertingkat bagaikan tangga dari sisi luar ke sisi dalam. Setiba disisi dalam jari kaki kembali rendah.

Itu menunjukan bahwa hidup ini butuh proses untuk mencapai puncak kesuksesan. Setinggi apapun pencapaian kita, sebanyak apapun harta kita, setinggi apapun kedudukan kita, ujung-ujungnya kita akan kembali pada Nya.

Pernahkah menyadari kenapa telapak kaki kita tidak datar dan berlobang dibagian dalam. Agar kita tetap berdiri tegak, meskipun banyak lobang rintangan, lobang cobaan dan lobang musibah yang menghadang. Sebab kehidupan tak pernah datar, selalu ada lika luku yang mesti dihadapi dengan kesabaran.

Iklan

2 thoughts on “Kaki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s