500-1000

Jika Kamu Mencintai, Maka Kamu Akan Dicintai.

“Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad SAW) niscaya Allah akan (mencintai kamu) mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu” (QS. Ali Imran [3] : 31)

“Dijadikan indah bagi manusia kecintaan kepada aneka syahwat, yaitu wanita-wanita, anak lelaki, harta yang tidak terbilang lagi berlipat ganda dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak, dan sawah ladang. itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah-lah tempat kembali yang baik” (QS. Ali Imran [3] : 14)

“Katakanlah, “Inginkah kuberitahukan kepada kamu apa yang lebih baik dari demikian itu?” Untuk orang yang bertakwa, pada sisi Tuhan mereka, ada surga yang mengalir sungai-sungai dibawahnya: mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dianugrahi) pasangan-pasangan yang disucikan serta keridhaan yang sangat besar bersumber dari Allah. Allah Maha Melihat hamba-hamba Nya.” (QS. Ali Imran [3] : 15)

****

Izinkan aku mengutip sepenggal penafsiran dari Quraish Shihab terkait (QS. Ali Imran [3] : 31) “Katakanlah, wahai Nabi agung Muhammad, kepada mereka yang merasa mencintai Allah. Jika kamu mencintai Allah melalui aku, ikutilah aku, yaitu beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bertakwa kepada-Nya. Jika itu kamu laksanakan, kamu telah memasuki ke pintu gerbang meraih cinta Allah, dan jika kamu memelihara kesinambungan ketaatan kepada Nya serta meningkatkan pengalaman kewajiban dengan melaksanakan sunnah-sunnah Nabi SAW. Niscaya Allah akan mencintai kamu dan mengampuni dosa-dosa kamu. Semua itu karena Allah maha pengampun terhadap siapa pun yang mengikuti rasul lagi Maha Penyayang”

Pakar Al Quran dan sunnah memahami makna cinta Allah sebagai limpahan kebajikan dan anugerah Nya. Anugrah Allah tidak terbatas, karena itu karunia Nya juga tak terhingga. Namun, limpahan karunia dari Nya disesuaikan dengan cinta manusia kepada Nya. Paling minimal itu pengampunan dosa serta curahan rahmat dari Nya.

Cinta Allah tidak pernah bertepuk sebelah tangan. Mereka yang ingkar sekalipun masih terbuka cinta Allah dengan selalu terbukanya pintu taubat. Jika kamu mencintai Allah, maka kamu akan dicintai Allah.

Anugrah dan karunia yang dilimpahkan Nya diukur dari seberapa besar cinta manusia pada Nya. Dari penafsiran diatas terdapat kata kunci yang teramat penting, yakni beriman dan bertakwa. Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bertakwa kepada Nya. Karena iman dan takwa akan menghasilkan buah cinta yang manis dan indah.

Lantas bagaimana memahami iman dan takwa serta menyikapinya. Iman sebuah keyakinan bahwa Tiada Tuhan Selain Allah, Muhammad SAW utusan Nya. Sementara takwa sebuah refleksi dimana Tuhan hadir dalam qalbu sehingga setiap gerak-gerik yang dilakukan berjalan sesuai dengan tuntunan Nya.

Tidak akan beriman seseorang tanpa melewati ujian dari Allah. Keimanan dan ketakwaan akan diuji untuk mengetahui apakah menusia betul-betul cinta pada Allah. Allah menguji manusia dengan rasa cinta pada dunia.

Sebagaimana dalam surat Ali Imran ayat 14 “Dijadikan indah bagi manusia kecintaan kepada aneka syahwat…” Syahwat merupakan kecendrungan hati, ketika syahwat tidak diletakan pada tempatnya maka hati akan cenderung pada kesesatan.

Bukan berarti syahwat itu kotor, tapi ia akan kotor jika diletakan pada wadah yang kotor. Biasanya kejadian seperti itu tidak terlepas dari bujukan setan yang mengajak pada kesesatan. Dan akan bersih jika syahwat itu diletakan pada tempat yang telah dituntun oleh Allah melalui Al Quran dan sunnah.

Mari kita contohkan kepada hal yang sederhana. Dimana dalam satu situasi kita dihadapkan pada pilihan antara cinta pada Allah atau cinta pada dunia. Katakanlah memilih shalat pada waktunya atau memilih materi. Jika shalat pada waktunya, maka keuntungan materi hilang. Jika memilih materi, maka shalat yang akan tertinggal.

Silahkan memilih, mau kemana dilabuhkan rasa cinta kita?

Allah menjanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, cinta abadi di surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, dianugrahkan pasangan-pasangan yang disucikan serta keridhaan yang sangat besar yang bersumber dari Allah. Perihal ini seperti yang dijelaskan dalam surat Ali Imran ayat 15.

Pada akhirnya pintu gerbang cinta Allah terbuka bagi mereka yang beriman dan bertakwa, sehingga dekat pada Nya dengan penuh keridhaan. “Wahai jiwa-jiwa yang tenang kembalilah pada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya” (QS. Al Fajr [89] : 28)

Iklan

One thought on “Jika Kamu Mencintai, Maka Kamu Akan Dicintai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s