Gak Penting Yaa

Tuliskan Ceritamu

Sumber Foto : Gusti 'ajo' Ramli
Sumber Foto : Gusti ‘ajo’ Ramli

Masing-masing kita punya cerita kehidupan. Banyak cerita yang tidak pernah tergoreskan, sehingga kelak menjadi kisah yang terselip dalam ingatan. Lantas buram dalam kenangan yang sedikit demi sedikit mulai terlupakan.

Ada cerita suka, ada cerita duka. Cerita itu datang silih berganti. Datang dan pergi dengan seenaknya tanpa peduli apa yang terjadi pada diri.

Baragam sekali kisah kehidupan. Suka tidak suka, cerita sedih, cerita senang, cerita bahagia terakumulasi menjadi satu kesatuan yang sehari-hari kita alami.

Sungguh menakjubkan, kawan. Ketika kamu melukis cerita mu dengan tinta pikiranmu. Menggoreskan cerita mu dengan pena qalbu mu.

Ingat, apa yang kamu tulis tidak akan sia-sia. Meskipun tidak ada satupun orang yang membaca tulisan mu. Tuhan telah mencatat apa yang kamu perbuat.

Suatu masa apa yang kamu tulis akan berguna bagi diri mu sendiri, padahal kamu tidak pernah menyadari itu.

Iklan

5 thoughts on “Tuliskan Ceritamu

  1. baca jurnal jurnal lama itu asik kok
    kadang nyengir, kadang bete dan tak jarang malu sendiri
    tapi apapun itu aku ga pernah kepikiran menghapusnya biarpun tak nyaman dibaca saat ini

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s