Gak Penting Yaa

Aku Rindu Bertemu Wanita Itu

sumber : Wikipedia

Aku rindu seorang wanita. Ia yang membuatku paham makna cinta. Wanita yang menjadi titik balik perjalanan spritual ku.

Wanita itu yang mengajarkan padaku jika aku menyembahMU karena mengharapkan surga, maka keluarkan aku dari sana. Apabila aku menyembahMU karena takut pada neraka, maka masukanlah aku kedalamnya. Aku menyembahMU karena aku cinta padaMU.

Cinta wanita itu sungguh luar biasa. Jiwaku luluh dan hatiku bergetar ketika mengetahui bahwa cinta yang ia miliki hanyalah untukNYA.

Keberadaan wanita itu membuktikan pada dunia bahwa ternyata Aristoteles juga pernah melakukan kekeliruan. Pandangan Aristoteles  tentang wanita adalah “seorang pria yang belum lengkap”. Pria menyumbangkan “bentuk” dan wanita menyumbangkan “subtansi”. Artinya wanita adalah “ladang” dan pria “menumbuhkan benih”.

Pandangan Aristoteles ini mewakili bagaimana zaman memandang posisi dan derajat kaum wanita. Kaum yang dianggap berada dibawah kaum pria. Ketika aku mengenal wanita itu, aku tak lagi sependapat dengan Aristoteles dalam persoalan ini.

Banyak yang mencaci maki wanita itu karena cintanya hanya padaMU. Sebuah cinta yang tabu bagi kebanyakan orang, tapi bukan cinta yang terlarang.

Begitu banyak pria yang mendekatinya, mulai dari kaum papa sampai para raja. Ia tak pernah bergeming, cinta yang ia miliki hanya untuk Allah. Ia wanita langka yang tidak pernah lagi dimiliki setiap peradaban yang silih berganti.

Ketika cinta seseorang bertumpu padaMU, maka cinta itu akan memancarkan cahaya ilahi dalam setiap gerak-geriknya. Entah itu cinta seorang pria maupun cinta seorang wanita. Cinta itu persoalan jiwa, bukan gender semata.

Tahukah kamu? Siapa wanita itu? Wanita itu adalah Rabiah al Adawiyah, seorang sufi yang menggagas konsep mahabah (cinta) dalam dunia tasawuf Islam. Namanya terpatri di sebuah mesjid di bumi Mesir sana yang kini tengah bergejolak dengan gelimang darah.

Iklan

2 thoughts on “Aku Rindu Bertemu Wanita Itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s