Ngepos via Hape

Pesan Kakek

Ketika pertama kali merantau untuk pergi kuliah, aku masih ingat sekali pesan kakek. Jangan pernah tinggalkan shalat. Itulah pesan kakek padaku.

Sesosok pria yang berusia puluhan tahun tersebut cuma berpesan itu saja. Tidak ada yang lain. Sekarang ia telah tiada, tapi pesannya selalu membekas dalam ingatan.

Hari ini aku berjumpa pula seorang kakek, tapi bukan kakek kandung. Ia kira-kira sebaya dengan kakek yang dulu berpesan padaku.

Pesan yang sama juga terlontar. Jika kamu berkeluarga, jangan pernah tinggalkan shalat. Meski dalam konteks yang berbeda, tapi memiliki tujuan yang sama.

Perlukah menunggu tua dulu untuk membuktikan kebenaran pesan tersebut. Aku rasa, tidak. Waktu tidak bisa diukur. Siapa jamin kita bisa hidup sampai di hari tua.

Waktu pulalah yang mengajarkan kepada para lansia tersebut bahwa shalat adalah faktor fundamental yang penting dalam kehidupan ini.

Dengan shalat kita seolah-olah melihat Tuhan dan Tuhan melihat kita. Shalat memiliki efek yang luar biasa pada batin. Dan secara tak langsung mempunyai imbas yang sangat menakjubkan pada raga.

Kehadiran Tuhan dalam setiap ibadah ritual dan ibadah sosial membuat hati tenang. Seberat apapun masalah yang dihadapi, ketika kita merasa kehadiran Tuhan maka persolan tersebut tak ubahnya sebutir debu yang bisa disingkirkan dengan satu tiupan.

Iklan

5 thoughts on “Pesan Kakek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s