Ngepos via Hape

Penunggu Paling Setia

Penunggu paling setia adalah maut. Ia tak pernah bosan meskipun kita menghindar. Tak dapat dipungkiri bahwa kita semua akan mendekati sang penunggu setia ini.

Mungkin kita pernah lari dari kenyataan, tapi tidak akan mampu lari dari kematian. Satu hal yang pasti adalah mati.

dr. Alexis Carrel berkata bahwa pengusaha yang tidak dapat mengatasi kesedihan hati akan mati muda. Suatu saat kita akan membayar mahal akibat dari kesedihan hati. Kesehatan akan terganggu karena kesedihan dan rasa takut yang berlebihan.

Makanya aku selalu terngiang dengan ungkapan “la thazan (jangan bersedih)”. Ungkapan yang dapat menjadi peluru untuk untuk mengatasi rasa takut dan sedih yang berlebihan. Agama telah mengajarkan pada ku untuk tidak berlebihan, walaupun itu hanya sekedar perasaan.

Selalu terselip tanya dalam pikiran ku. Kemanakah tujuan setelah kematian?

Jiwa ini bagaikan burung yang hinggap pada sebatang pohon. Ia akan kembali terbang setelah hinggap untuk sementara. Jasad ku tak ubah seperti pohon tersebut. Jiwa ku hanya pemberhentian sementara dalam tubuh ini.

Setelah itu ia akan terbang menuju tujuan. Entah itu menuju taman firdaus nan indah atau terperangkap dalam bara api nan panas.

Makanya aku selalu berharap pada Tuhan agar menemukan belahan jiwa yang akan membawaku terbang menuju surga janah. Belahan jiwa yang menyatu hanya karena Allah SWT.

Aku sadar mengarungi kehidupan dunia ini tidaklah mudah. Disini selalu ada makhluk Tuhan (setan) yang setia pada janjinya untuk mengajak manusia terjerembab dalam panasnya neraka. Bahkan seorang malaikat mengaku tidak sanggup untuk menjadi manusia.

Aku hanyalah manusia biasa yang tak pernah lepas dari salah dan dosa.

Iklan

2 thoughts on “Penunggu Paling Setia

  1. betul…
    mari kita tak sekedar dzikrul maut, tapi memperbanyak bekal kita untuk meraih tujuan kita, apalagi didampingi belahan jiwa yang akan mendukung dan membantu kita… semoga Allah menganugrahkan kepada kita seseorang seperti itu.. Amiin..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s