Ngepos via Hape

Menemukan alasan kenapa harus menulis setiap hari.

Baru sekarang saya menemukan alasan kenapa saya harus menulis setiap hari. Inspirasi itu datang dari Dale Carnegie dalam bukunya yang berjudul How To Stop Worrying And Stop Living.

Izinkan saya mengutip sepatah kalimat yang menyatakan bahwa “tutuplah masa depan serapat mungkin. Serapat anda menutup masa lampau… Masa depan adalah hari ini. Tidak hari esok.”

Kalimat tersebut mengurangi ketakutan saya akan masa depan dan kegelisahan saya pada masa lampau. Masa depan sesungguhnya adalah hari ini, bukan hari esok.

Untuk itu apa yang telah dikerjakan hari inilah yang menentukan masa depan. Jadi untuk apa menakuti hari esok yang belum tentu datang. Karena kehidupan itu adalah apa yang telah dilakukan hari ini.

Sering kali waktu menjadi alasan penghalang saya untuk menulis. Sibuklah, capeklah dan gak ada ide adalah alasan-alasan yang selama ini datang menghampiri.

Padahal dalam aktifitas selama satu hari itu begitu banyak cerita yang dapat ditulis. Beragam hikmah yang bisa dipetik. Dan beribu-ribu ide yang mampu dicetak pada sebuah kertas. Semua pupus oleh karena alasan yang sesungguhnya menafikan betapa bermakna hari ini.

So, sejak hari ini saya harus memulai untuk menulis satu tulisan dalam satu hari. Masa bodoh, apakah itu dibaca atau tidak sama orang. Yang penting satu tulisan, satu hari. @garammanis

Iklan

4 thoughts on “Menemukan alasan kenapa harus menulis setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s