Ngepos via Hape

Menghargai Waktu

Mungkin kita terlalu jauh berpikir tentang waktu. Padahal waktu masih menjadi satu hal yang misteri. Seringkali kita memandang masa depan dangan kacamata masa kini, bahkan melupakan masa lalu.

Misal saja, diawal ramadhan ini saya sudah membayangkan telah berada di awal syawal atau hari raya idul fitri. Dalam pikiran, bayangan masa depan itu terasa nyata di masa kini. Meskipun kenyataanya hari raya idul fitri masih jauh.

Siapa yang bisa jamin kita akan bisa sampai di hari raya idul fitri itu. Mungkin saat ini, besok atau lusa kita tidak bisa lagi melihat keindahan mentari.

Terkadang saya memahami waktu itu dari sudut pandang yang sempit. Waktu hanya sebatas perputaran jam, pergantian hari, perubahan tahun. Sebuah ritual yang membuat kita lupa makna dibalik semuanya.

Makna dimana kita harus menghargai waktu, walaupun itu cuma sedetik. Lalai merupakan sifat dasar yang melekat pada manusia. Ia semakin merekat kuat takala kita membiasakan diri mengabaikan waktu. Apapun bentuknya, entah itu melalaikan shalat, menunda-nunda dan membuang waktu dengan hal yang tidak bermanfaat.

Ada dua anugrah yang sering dilupakan, yaitu anugrah pikiran dan anugrah waktu. Semoga ramadhan kali ini menjadi ladang bagi saya untuk menghargai waktu.

#memaknai_ramadhan1

Iklan

One thought on “Menghargai Waktu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s