Ngepos via Hape

Bukan Pohon Abadi

Aku tak pernah paham kenapa bumi ini berputar. Sulit untuk ku mengerti arti kehidupan ini. Sementara atau kekal abadi.

Bumi ini ibarat pohon yang disinggahi oleh seekor burung. Ia akan terbang kembali ketempat asal muasalnya.

Seekor burung yang hinggap di pohon akan kehilangan tujuan jika ia tidak mengerti itu pohon apa. Seperti manusia yang tak tahu kenapa mereka mesti berada di bumi.

Sebagian menganggap kehidupan di dunia ini adalah “pohon abadi”. Dimana ada setiap kepuasan dan kenikmatan tercipta. Padahal semua itu fana dan sementara. Sebab ada sesuatu yang abadi di luar sana.

Mempercayai adanya kehidupan abadi sesudah kehidupan dunia bukanlah perkara gampang. Kepercayaan itu membutuhkan proses dari masa kecil hingga dewasa. Proses dimana keyakinan itu bertumpu pada satu titik yang bernama “otak”.

Bagaimana menjalani kehidupan ini sama halnya bagaimana kita memfungsikan otak sebagai makhluk yang berfikir. Akan lebih indah jika kita bisa memahami bagaimana keimanan dapat bekerja dalam struktur otak. Itulah kekuatan sebuah pikiran.

Jika di analogikan pikiran manusia ini seperti pohon. Ia terus ada, meski satu persatu daunnya berguguran. Tapi ingat pohon itu tidak akan kekal selamanya. Suatu saat akan tumbang oleh waktu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s