Ngepos via Hape

Ketakutan yang merampas kebahagiaan

Aku tak pernah mengerti mengapa kebahagian datang dan pergi silih berganti. Mungkin aku tak memahami makna hakiki dari sebuah kebahagiaan itu sendiri.

Kebahagian tidak datang dari luar, tapi bersumber dari dalam diri. Bahagia itu hanya kita yang bisa ciptakan. Bahagia tersebut bagaikan siang dan malam, tenggelam seketika dan terbit tanpa disadari.

Ketika kita mencari kebahagian yang diinginkan, malah bahagia itu tak pernah datang. Takala kebahagian itu dalam genggeman, sering kita lupa diri. Bahkan lebih naas lagi kebahagian itu malah pupus dalam hitungan detik.

Kadang aku bosan bicara soal kebahagian ini. Persoalan yang membuatku bergulat dengan batin dan bimbang dalam pilihan.
Aku belum bisa menemukan jurus ampuh untuk menghadapi diriku sendiri. Akupun belum mampu melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Sialnya aku tak pernah mengerti apa arti hidup.

Selama ini aku larut dalam ketakutan yang tak ku mengerti. Membelenggu jiwa dalam ruang yang menyesakan. Membuat aku tak bisa bernafas. Terbesit suatu kehendak yang sesungguhnya bukan terletak di tangan ku, malainkan berada di tangan Tuhan. Ternyata aku tak mempu melakukan perbuatan bodoh itu.

Ketakutan ini telah berhasil merampas kebahagian yang selama ini aku rasakan. Aku sadar, sebetulnya aku bisa memilih untuk bahagia atau tidak. Sayang ketakutan mengarahkan ku untuk mengatakan tidak. Ketakutan yang merampas kebahagianku. @garammanis

Iklan

7 thoughts on “Ketakutan yang merampas kebahagiaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s