Ngepos via Hape

Menghargai Kekuatan Usaha

“Persoalannya bukan masalah menang dan kalah, tapi bagaimana kita berusaha”. Quote tersebut saya peroleh dari film kartun spongbob. Setelah itu saya sadar ternyata dalam film tersebut ada juga pesan yang tak tersingkap selain kelucuan dan keunikan tokoh kartun ini.

Penggalan kata-kata diatas mengingatkan batapa berharganya proses. Kemenanganan akan diraih dalam sebuah proses yang bernama usaha. Tak ada kemenangan tanpa usaha.

Disamping itu kemenangan tak akan pernah terjadi tanpa adanya kekalahan. Oleh sebab itu kekalahan adalah sebuah keniscayaan. Bukan berarti yang kalah mengalami kegagalan. Mungkin kekalahan yang terjadi merupakan belum maksimalnya usaha yang dikeluarkan. Begitupun dalam kehidupan, ada yang “menang” dan ada yang “kalah”.

Tahun 2012 telah berlalu, di tahun itu kadangkala ada yang merasa “menang” dan ada juga yang “kalah” menghadapi diri sendiri. Hasil yang telah dicapai selama 2012 merupakan buah dari usaha yang telah dijalani. Entah itu hasilnya sesuai dengan keinginan atau tidak.

Hari ini adalah hari pertama di tahun 2013. Apa yang terjadi di tahun lalu merupakan sejarah yang tak akan pernah dilupakan. Langkah kedepan makin penuh misteri, kabur dan menakutkan.

Tentunya di tahun baru ini akan penuh dengan tantangan baru, pengalaman menakjubkan dan terus berupaya untuk mengembangkan diri dengan pekerjaan yang relatif masih baru. Namun, prinsipnya masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni your jobs is not your carrer.

Menjadi seorang penulis merupakan pilihan karir yang mulia. Apapun pekerjaannya, menulis adalah karirnya. Seorang penulis tidak harus menerbitkan sebuah buku. Yang penting penulis menghasilkan karya tulis yang bermanfaat bagi orang lain. Entah itu ditulis melalui media apapun, termasuk melalui media blog. Mungkin penulis seperti ini dinamakan dengan blogger. Menjadi seorang bloger dapat dikatakan sebagai pilihan karir yang tak kalah menyenangkan.

Namun, tantangan menjadi bloger tidaklah mudah. Pasang surut menghasilkan sebuah tulisan tak bisa dihindari. Kadang suatu hari begitu semangat untuk membuat tulisan. Kadang diwaktu yang lain aura malas malah datang menerjang. Bagi saya hal itu biasa, yang menjadi luar biasa adalah bagaimana kita terus berusaha untuk tetap konsisten menulis hingga sepanjang hayat.

Disini terlihat usaha jauh lebih penting dari pada tulisan itu sendiri. Mungkin orang tidak menghargai karya tulis yang kita buat. Jangankan dibaca, diklik pun tidak. Namun, dibalik itu tidak banyak yang tahu bagaimana usaha kita untuk menghasilkan postingan itu.

Jadi gak perlu bersedih walau tidak ada yang baca, tidak ada yang komen dan tidak ada yang lihat. Karena yang terpenting itu adalah proses yang terdapat dalam usaha kita menghasilkan tulisan tersebut. Dibaca atau dikomen hanyalah hasil akhir usaha kita untuk dikatakan “menang” atau “kalah”.

Seiring bertambahnya tahun, harapannya semakin bertambah terus semangat berusaha dan selalu menghargai proses. Bukankah begitu sanak bloger? @garammanis

Iklan

25 thoughts on “Menghargai Kekuatan Usaha

  1. Kesuksesan sejati sebenarnya proses itu sendiri.

    Selama masih ada orang menulis, pasti akan ada orang membaca. Apapu isi dan gaya bahasa tulisan seseorang, pasti sudah melawati jalan panjang dan berliku didalam otak. Jadi, selayaknya kita mengapreasi dan menghormati sebuah tulisan.

    Suka

  2. aku baru sadar uda ajo quote di paragraph pertama pernH aku ciptakan sendiri waktu dulu masa2 mau wisuda hihi….

    sebenrnya yg pnting itu prosesnya bukan hasilnya…ya kan? :mrgreen:

    Suka

  3. sepokat dg spongebob, tapi klo di dunia kerja kadang ga berlaku; ‘bagaimanapun proses yg telah dilakukan, tetap saja hasil akhir yang jd penilaian utama’ #eh

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s