Ngepos via Hape

Email Pertama

Postingan dari udarian bikin saya tertarik untuk membahas soal email. Sebab disitu udarian nulis pertama kali bikin email itu masa SMPnya si uda, masa dimana friendster lagi booming.

Nah, saya jadi diingatkan kapan pertama kali bikin email. Untuk persisnya saya tidak tahu kapan pertama kali punya email. Seingat saya, email pertama saya itu sangat berkesan.

Betapa tidak, bikinnya butuh waktu berhari-hari. Dan menghabiskan biaya puluhan ribu untuk sewa warnet. Perlu berjam-jam untuk bisa punya satu email. Bayangkan berjam-jam duduk di warnet cuma bikin satu email aja. Setiap masukin data baru dan daftar/signup, bawaanya salah mulu.

Mau tanya sama orang, tak ada satupun kenalan yang bisa mengoperasikan komputer, apalagi mengenal internet. Mau tak mau coba sendiri. Dan coba terus menerus. Pepatah “malu bertanya sesat dijalan” tampaknya tak berlaku lagi. Mau bertanya pada siapa, sebab tidak ada satupun yang tahu.

Meski, seiring dengan waktu akhirnya bisa juga punya email. Itupun daftar di penyedia layanan email berbahasa –Indonesia. Apalagi kalau bukan dari plasa.com, barulah kemudian merambah ke yahoo, gmail, hotmail dsb.

Anak-anak sekarang mungkin lebih enak jika dibandingkan pada masa saya masih kanak-kanak dulu (yahhh… Udah kayak dewasa aja). Di masa saya, teknologi internet belum begitu semurah dan semudah sekarang. Dulu biaya internet amat mahal dan infrastrukturnya sedikit. Sekarang mah udah berjibun dan murah. Di handphone berharga murah saja udah bisa nikmatin fasilitas internet.

Dari handphone itu bisa bikin email baru. Gak tau, bisa tanya ke orang-orang sambil bawa tuh handphone. Praktis khan. Waktu saya pertama bikin email, mana bisa kayak gitu.

Bisa dikatakan email adalah modal dasar untuk terjun ke internet. Email sangat berfungsi sebagai pintu masuk ke dunia social media (socmed) seperti twitter, facebook dsb. Kalo udah punya akun socmed otomatis udah punya email.

Nah, siapa sih yang gak punya email. Segaptek apapun orang, kalo udah punya facebook atau twitter tentu punya email. Bisa jadi email yang digunakan untuk signup di socmed adalah email pertama. Bahkan masih ada yang sulit membedakan antara email dan socmed.

Hal seperti itu sangatlah wajar. Itulah yang dinamakan proses. Sebelum kita bisa berinternet, tentu ke-gaptek-an itu pernah kita lalui. Gaptek itu akan dilewati. Cuma, mereka yang beruntung baik secara pendidikan maupun ekonomi melewati periode “gaptek” tersebut dengan cepat. Sementara mereka yang belum beruntung membutuhkan waktu yang panjang untuk mengatasinya.

Inilah perjuangan, berjuang menghargai proses melalui akun email pertama. Bagaimana pengalaman sanak memiliki email pertama? @garammanis

Iklan

20 thoughts on “Email Pertama

  1. email pertama saya di yahoo Jo dan bertahan sampai sekarang. sempet bikin yang plasa.com juga cuman karena lama loadingnya jadi ditinggalin deh. hehehe. dulu sih email buat tugas kuliah. eh kalo gitu email pertama ya dari kampus ding. baru habis itu yahoo. hehehehe.

    Suka

  2. Hahaha iya sama… Aku bikin email pertama waktu SMP pas friendster lagi booming… pake domain yahoo dan tetep make sampe skrg. 😀 plus email2 lain… tapi yg paling priority adalah email yahoo… 😀
    kebetulan sih waktu itu bisa gampang yah bikinnya… cuma nama emailnya waktu itu alay banget deh hahahha

    Suka

  3. Saya tau email itu semenjak ngampus aja..
    Itu juga buatnya dibantu temen dan dicarikan inspirasi untuk nama emailnya.
    Email yang pertama masih dipake untuk apa aja sekarang. Email di Yahoo… 😀

    Setuju bagian dulu pas pertama buat salah mulu isi formnya. hehe…

    Suka

  4. alamat email pertama saya, aurora45410 di akun yahoo. tau apa artinya 45410? 45 itu 4 Mei, ultah saya, 410 itu 4 Oktober ultah pacar saya waktu itu. Kalau diinget sekarang, jaman SMP dulu saya alay banget yaa 😆

    Suka

  5. Perjuangan panjang ya.. ehehe. Saya waktu itu bikin sendiri pake komputer rumah, sekitar tiga-empat tahun yang lalu. Itu bikinnya tahun berapa ya? 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s