Ngepos via Hape

Sisi Lain Dari Pesta Tabuik 2012

Akhirnya saya tergugah juga untuk bikin postingan tentang tabuik. Tadinya sedikit ragu dan enggan untuk menuliskannya. Berangkat dari postingan Rafiq ( http://rangpisang.wordpress.com/2012/11/26/kerja-disela-sela-acara-tabuik/ ) saya menuliskan postingan ini.

Sayang gak sempat ketemu sanak blogger Rafiq ini karena doi pergi ke pariaman bukan dalam rangka melihat tabuik, tapi dalam rangka pekerjaan/urusan negara. Jadi gak ada konfirmasi atau janjian sebelumnya, setidaknya untuk kopdar.

Bicara soal kerja, saya cukup salut dengan pegawai telkom kota pariaman satu ini. Meski hari libur, beliau tetap saja dapat kerjaan. Bukan dalam artian tugas kerja dari kantor telkom. Tapi beliau dapat tugas dadakan untuk memutuskan kabel telpon yang melintangi jalan di pasar pariaman.

Entah siapa yang nyuruh beliau untuk memutuskan kabel tersebut. Apakah dari pejabat setempat yang berpengaruh atau permintaan panitia tabuik.

Permintaan untuk memutus kabel telpon yang menghalangi jalan tabuik menuju pembuangan di pantai pariaman baru ia peroleh sore hari, beberapa saat sebelum tabuik lewat.

Tampak petugas Telkom tersebut sedikit kecewa karena tidak ada konfirmasi sehari sebelumnya ke kantor telkom. Tanpa berbekal alat satu pun, beliau terburu-buru memutus satu persatu kabel dengan tangan kosong. Bahkan tangga untuk naik tiang telpon saja tangga pinjaman, bukan tangga dari kantor telkom.

Ini membuktikan bahwa persiapan panitia tabuik tahun 2012 ini belum terlalu matang dan masih ada kekurangan. Sehingga hal-hal sepele seperti kabel telpon dan kabel listrik yang menghalangi jalur pembuangan tabuik masih terlupakan. Kekurangan tersebut cukup tertutupi dengan berjalan suksesnya penyelenggaraan tabuik tahun 2012.

Namun, suksesnya penyelenggaraan tabuik tahun 2012 ini tidak dapat dilepaskan dari jasa pegawai telkom tersebut. Tanpa beliau mungkin tabuik tahun ini bisa rusak sebelum dibuang kelaut. Seperti tabuik tahun 2011 yang patah sebelum tiba di laut. Sebab ditahun-tahun sebelumnya tabuik di arak dengan cara dimiringkan. Sehingga sebelum dibuang ke laut kondisi tabuik malah patah.

Selain itu, masyarakat yang sambungan telponnya diputus secara mendadak dan tanpa pemberitahuan juga patut diberikan apresiasi. Kesabaran mereka atas terganggunya fasilitas yang mereka miliki memberikan kepuasan tersendiri bagi ribuan pengunjung tabuik 2012.

Seperti itulah hal-hal kecil dan pekerjaan kecil yang berdampak besar bagi kemaslahatan masyarakat. Pekerjaan tersebut merupakan sisi lain dari penyelenggaraan tabuik yang sering kali terlupakan.

Lewat postingan ini, semoga jasa-jasa mereka yang melakukan hal-hal kecil tersebut tidak terlupakan di kemudian hari.

Berikut penampakan foto-foto tabuik 2012 dan petugas telkom yang sedang memutus kabel untuk dilalui tabuik sebelum menuju tempat pembuangan terakhir.

@garammanis

Iklan

26 thoughts on “Sisi Lain Dari Pesta Tabuik 2012

    1. sepertinya kita senasib uda rian,,
      tapi rasanya tabuik tahun ini lebih jempol daripada tahun-tahun sebelumnya
      yang kurang dalam promosinya dan lain-lain… šŸ˜€

      Suka

  1. Tabuik itu tinggi banget ya…., pasti susah bawanya ya…, salut buat petugas dan masyarakatnya, mudahan tahun depan lebih tetatur

    belum pernah lihat Tabuik, tapi pernah nomton Tabot ketika tinggal di Bengkulu , beda2 tipislah bentuknya sama2 tinggi

    Suka

  2. Jika seandainya ketika acara puncak Tabuik (orang sangat ramai) itu diadakan penggalangan dana untuk Palestina, pasti akan semakin berkah. Jika setiap Bapak2 yang hadir menyumbangkan 10 ribu saja (ini hanya sebungkus rokok lo), Coba kali kan saja jumlah yang bisa didapatkan dari ribuan orang itu.

    “Kita masih bisa tertawa berbahagia perang-perangan dengan pasir, dunsanak kita disana diperangi sungguhan!!!”

    Suka

  3. Waduh … sigap sekali petugas ini …
    Dan setuju dengan Ajo … kita juga patut mengapresiasi para pelanggan telfon yang mungkin tak bisa berkomunikasi untuk sementara saat Tabuik berlangsung …

    Ketika saya bertugas di Sum-Bar dulu … saya berkesempatan untuk merasakan betapa event Tabuik ini memang merupakan Event yang terbesar yang ada di Pariaman (bahkan mungkin juga di Sumbar). Jika dibandingkan dengan perayaan serupa … Tabot di Bengkulu … event di Pariaman pun menurut saya juga lebih meriah.

    Salam saya

    Suka

  4. wohoho.,.,ternyata uda ajo ikuik liek tabbuik mah.,itulah da ajo, mendadak dapek panggilan pai ka pariaman sore habis wisuda, tanpa persiapan pai patang, cuma sempat komen digrup hahaha.,dima spot photo e ko da ajo??kok ndak familiar fiq liek yo??fiq dari apgi standby di kantua gangguan PLN dakek tugu tabuik.,.

    Suka

  5. Sepintas saat melihat koq hampir sama dengan upacara ngaben yang ada di Bali ya ?!? ada menara yang menjulang tinggi dan mengharuskan diputuskan nya kabel yang menghalangi. Entah kabel telepon ataupun listrik, asal menghalangi, putus saja šŸ˜†

    Suka

  6. Dima potonyo baambiak tu Ram?
    Sampai mamanjek pulo ngambiak gambarnyo kayaknyo…;)
    Tabuik masih kurang promosi…
    Pariaman harusnyo baraja ka promosi wisata Kota Sawahlunto yg alah terjangkau skala nasional.
    Sayang, event sagadang Tabuik promosi hanyo utk komunitas PKDP atau Urang Awak parantauan.
    Nasionalkan promosi Tabuik, pasti makin mambuek bangga Rang Piaman.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s