Ngepos via Hape

Sudah Lima Tahun

Suatu ketika saya berdebat dengan seorang sahabat di tempat helat pernikahan. Pembahasannya bukan masalah nikah, tapi masalah rokok. Sahabat tersebut melontarkan alasan untuk pembenaran atas tindakannya merokok.

Di tempat perhelatan yang lain. Lagi-lagi saya mendengar alasan seorang sahabat lain agar ia merokok di tempat yang bukan seharusnya untuk merokok. Saat itu pula saya menemukan bahwa tak ada alasan apapun yang bisa membenarkan merokok.

Ada yang beralasan menghisap rokok bisa mengurangi stres. Ada yang beralasan merokok itu keren. Ada yang mempersepsikan merokok bagian dari pergaulan. Ada pula yang berpikir bila merokok dapat memberikan inspirasi. Dan alasan lainnya yang begitu banyak sehingga membuat orang merokok.

Semua alasan tersebut tidak benar. Tidak ada satupun alasan untuk membenarkan merokok. Apapun itu alasannya.

Mungkin merokok itu enak. Tapi ada lagi yang lebih enak, yakni tidak merokok.

Hari ini, 11 November 2012 adalah tahun kelima saya berhenti merokok. Tiap tahun saya merayakan momentum bebas rokok bagi diri saya ini melalui tulisan. Ya, tiap tahun. Kali ini saya ingin menekankan bahwa tidak alasan yang membolehkan merokok.

Selama alasan-alasan tersebut masih bersemayam dalam pikiran. Maka akan selama itu pula kita tidak akan bisa berhenti merokok. Kunci untuk memulai berhenti merokok itu ada dalam pikiran kita sendiri. Bersihkan pikiran dari asap rokok.

Lima tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama lima tahun itu saya sungguh merasakan manfaat berhenti merokok. Saya menemukan banyak alasan untuk berhenti merokok. Sementara alasan pembenaran merokok terbantahkan semua.

Jangan pernah sekali-kali mencari alasan untuk merokok. Karena dengan alasan tersebut akan menghalangi kita untuk mewujudkan niat berhenti merokok. Bukankah begitu kawan? @garammanis

Iklan

41 thoughts on “Sudah Lima Tahun

  1. kapan ya suamiku benar2 berhenti merokok 😦
    walaupun sekarang jumlah uang yang dibakarnya telah berkurang jumlahnya tetap saja tak rela melihat suami membolongi paru2nya … tapi tak bisadipaksa juga klobukan dari kesadarannya sendiri 😦

    selamat yaaa … semoga tahun2 berikutnya tetap masih tidak merokok.

    Suka

  2. hebat masbro… Dulu saya kena rokok pas SMP doang trus berenti… Pas kuliah satu kelas cowoknya 95% ngerokok semua.. dan ngerayu saya supaya ngerokok… Gw tantang aja semuanya yang ngerayu gw untuk ngerokok dengan pertanyaan: “Kalu lu ada yang bisa ngasi tau gw satuuu aja manfaat yang bisa gw dapet cuman dari rokok, gw bakal ngerokok…”.. Dan Alhamdulillah 10 tahun lebih berlalu sampe detik ini gak ada yang bisa jawab tuh pertanyaan… hehehe…

    Suka

  3. first, selamat atas keberhasilannya, maz! πŸ™‚ salut..dan semoga maikn banyak yang menyadari akan tidak pentingnya merokok. hihihi.. πŸ™‚
    second, mingkin orang yang suka merokok adalah orang yang belum bisa membaca. hee..kan udah jelas tuh, di iklan rokoknya tentang bahaya merokok.. πŸ™‚
    third, izin tukeran link blog yaa.. πŸ™‚
    terima kasiiiih…

    Suka

  4. Merokok dapat mengganggu kesehatan dan tidak ada untungnya bila kita melakukannya..
    teruskan mas, jangan sampai kita terbuai lagi oleh kuntum rokok…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s