Opini

Freedom Riders Bikin Saya Termehek-Mehek

Hari ini (23/09/2012) saya hampir termehek-mehek menyaksikan reality show Oprah Winfrey di salah satu televisi swasta. Tema yang diangkat kali ini tentang freedom riders. Apa itu freedom riders?

Freedom riders bukan semacam gerakan menghimpun sejuta dukungan di facebook. Freedom Riders adalah gerakan sekolompok anak muda yang rela bertaruh nyawa untuk perubahan. Perubahan untuk menentang ketidakadilan rasial yang terjadi di Amerika Serikat.

Kita tahu, Amerika adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar tidak akan melupakan sejarahnya. Sejarah dimana diskriminasi ras antara kulit putih dan kulit hitam dilakukan oleh negara. Lima puluh tahun lalu orang kulit hitam dipukul hanya gara-gara duduk di ruang tunggu khusus untuk orang kulit putih. Kini malah kursi nomor satu gedung putih di negeri itu diduduki oleh orang berkulit hitam.

Selama itukah sebuah bangsa memaafkan kesalahan masa lalu. Bagaimana dengan bangsa kita? Harus menunggu berapa lama kata maaf terucap dari sebuah negara atas diskriminasi yang telah dilakukan selama ini?

Kembali lagi ke freedom riders. Salah satu scane yang menggugah air mata saya adalah saat seorang kakek kulit putih yang mantan anggota Ku Klux Klan minta maaf kepada orang kulit hitam (Jhon Lewis) yang telah ia pukul lima puluh tahun lalu. Permintaan maaf itu baru teralisasi beberapa tahun belakangan ini.

Kita semua mungkin pernah menyakiti orang lain. Namun, pernahkah terbesit untuk minta maaf kepada orang itu? Memang memaafkan itu lebih sulit dari minta maaf. Bukan berarti minta maaf itu mudah. Sebab tak sedikit yang susah untuk melontarkan permintaan maaf.

Sudahkah sanak blogger minta maaf? Gak mesti nunggu lebaran tahun depan khan! 😀

Iklan

18 thoughts on “Freedom Riders Bikin Saya Termehek-Mehek

  1. sama jo saya juga nonton tadi sambil berkaca2… hebat anak2 muda jaman dulu itu… berani mempertaruhkan nyawa demi memperjuangkan apa yang mereka anggap benar. bahkan ada yang masih 12 tahun. ckck.. salut.

    Suka

  2. Bacanya aja bikin merinding Jo. Di Amerika sono (kalo dari yang saya lihat di Oprah) orang yang menyesal emang beneran tulus sampe berani minta maaf di depan umum ya Jo. Demi sebuah penyelesaian. Kalo di Indonesia kok sepertinya susah. Prasangka lebih mendominasi sepertinya..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s