Gak Penting Yaa

Menipu Para Penipu

Sepiring bakso tak cukup untuk menghangatkan malam yang sedang dirundung hujan. Dingin merasuk hingga ke tulang. Habis satu piring, berlanjut dengan ngobrol luntang-lantung yang tak jelas tema pembahasannya. Lebat hujan menghalangi kami untuk pulang ke rumah.

Obrolan sampai membahas sebuah desa. Dimana di desa tersebut ada sebuah keluarga yang bermain dengan kejujuran. Keluarga yang sengaja mencurangi tagihan listrik.

Suatu hari perbuatan keluarga tersebut ketahuan oleh oknum PLN. Semestinya keluarga tersebut diberi sanksi atas perbuatanya. Tapi, hal itu tidak berlaku sebab oknum tersebut bermain mata dengan pelaku yang telah menipu itu. Keluarga tersebut tak tahu seperti apa akibat perbutannya, yang mereka tahu adalah berbuat curang untuk mengakali keterbatasan ekonomi mereka.

Ketidaktahuan itu menjadi kesempatan bagi oknum PLN untuk menipu keluarga yang berlaku curang dengan menarik pungutan untuk kepentingan pribadi. Jika membayar pungutan itu, keluarga tersebut tidak akan dilaporkan dan gak bakal kena sanksi. Inilah yang disebut dengan menipu para penipu, modus operandi yang tidak asing lagi bagi penggiat anti korupsi.

Setujukah sanak blogger bila seorang penipu harus pula ditipu? Atau, si penipu cukup diproses saja melalu jalur hukum tanpa perlu menipunya.?

Iklan

41 thoughts on “Menipu Para Penipu

  1. Hmmm, sayang ya si keluarga tadi. Beliau kan melakukan itu karena terdesak oleh keterbatasan ekonomi, eh ketahuan malah ditipu balik sama pihak PLN. Masalah di negeri ini sepertinya tidak jauh-jauh seputar menipu dan ditipu. Oh Indonesia!

    Suka

  2. Para penipu seharusnya diproses sesuai hukum yang berlaku agar dia njera dan tak melakukan penipuan demi penipuan.
    Melakukan penipuan kepada penipu nambahi dosa dan kasihan kepada keluarganya yang dikasih makan dari hasil menipu.
    Salam hangat dari Surabaya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s