Gak Penting Yaa

Launching rumah baru bernama garammanis.com

Setelah menimbang masukan dari sanak bloger di Pengen [dot]com yang kayak begitu-an. Akhirnya saya menjatuhkan hati untuk merombak lahan kosong yang saya punya menjadi rumah sendiri berlabel garammanis.com. Izin cuma hak guna, bukan hak milik.

Tak apa, toh kita bisa berkarya dimana saja. Ini cuma soal selera. Sempat terpikir mengikuti selera malah bisa terjabak pada kemubaziran. Selain itu, muncul ketakutan jikalau suatu hari tak sanggup mengurus rumah baru ini hanya karena alasan keterbatasan waktu.

Kekhawatiran tersebut terjawab dengan adanya kemudahan dengan memilih untuk membeli domain dan hosting di wordpress.com yang telah satu paket dalam biaya sewa dan pelayanan. Kekurangannya adalah fasilitas yang diberikan amat terbatas. Tak bisa ngotak-ngatik plugin, theme dan script nya. Beli themenya bisa lebih mahal dari pada sewa hosting dan domain. Berbeda jika menggunakan wordpress.org yang bisa diotak-atik sepuasnya dengan menyewa hosting diluar wordpres.com.

Sewa rumah di wordpress.com itu ibarat makan mie instan, yakni praktis dan mudah. Tinggal sediakan dana dan rumah virtual langsung jadi dalam sekejap. Transaksi yang diperkenankan harus menggunakan “kartu plastik”, alias kartu kredit. Disinilah letak permasalahannya.

Untuk bisa mempunyai kartu kredit butuh persyaratan yang amat panjang. Namanya aja kredit, ya cukup banyak lah persyaratannya. Untuk kota kecil seperti tempat saya berdomisili sekarang, kartu kredit tidak ada berguna. Sebab, tak banyak tempat belanja yang menerima pembayaran melalui kartu kredit. Jadi semakin ribetlah permasalahan untuk mempunyai rumah sendiri.

Keribetan tersebut mulai terurai dengan cara meminjam kartu kredit seorang rekan. Melalui bantuan teman tersebut akhirnya saya bisa bertransaksi dalam membeli rumah baru ini.

Apapun bentuk rumahnya, subtansi dan roh ngeblog itu tetap terletak pada content atau tulisan. Selama tetap konsisten dalam menulis, seburuk apapun rumah yang kita punya tetap saja akan produktif. Berangkat dari konsistensi itu saya memberanikan diri untuk membeli rumah baru bernama garammanis.com.

Namun, ada beberapa pertanyaan yang mengganjal dalam benakku.

Sewa hosting di wordprees.com cuma berlaku dalam setahun dan tidak bisa disewa sekaligus menjadi beberapa tahun. Jika pengen diperpanjang, maka harus sewa satu tahun lagi. Begitulah seterusnya. Jikalau kita tidak memperpanjang sewa tersebut, apakah rumah garammanis.com dapat berpindah kembali seperti semula menjadi garammanis.wordpress.com.?

Iklan

35 thoughts on “Launching rumah baru bernama garammanis.com

  1. Nah itu pertanyaan yang sama Jo yang saya punya. Kalo tidak diperbaharui apa akan kembali ke domain lamanya yg gratisan?

    Semoga konsisten dan sukses Jo untuk ngurusin rumah barunya..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s