Gak Penting Yaa

Belajar Seiring Waktu

Entah sejak kapan dia mulai bisa membaca. Entah sejak kapan dia dapat menulis. Semua itu tak terjawab dengan pasti, hingga kini.

Saya sendiri mengira-ngira apakah yang dia alami hari ini adalah pengaruh dari kehidupan masa kecil. Termasuk diantaranya membaca dan menulis.

Tidak ada yang mengajari dia untuk cinta membaca. Tidak ada yang mendidik dia untuk cakap menulis. Memang tidak ada. Namun, waktu perlahan mengenalkan dia dengan kata-kata untuk disusun dalam kepala. Waktu pulalah yang mendorong jari-jemarinya merangkai apa yang mengendap di kepala.

Suatu ketika ingatan melayang ke masa silam. Masa dimana seorang anak kecil bersembunyi membeli majalah anak-anak dengan mengambil uang orang tuanya. Ingat suatu ketika majalah tersebut disembunyikan di bawah kasur ibu. Ketika ibu bangun dan keluar kamar, saat itulah waktu yang tepat untuk “mengelus” majalah baru tersebut dengan keadaan pintu terkunci.

Ibu tak pernah sekolah. Tapi ibu tidak ingin anak-anaknya seperti dia. Ibu tak tahu apa-apa, apalagi membaca. Disuruh tanda tangan saja tangannya langsung gemetaran.

Bagaimana ibu mengajarkan anakanya membaca? Bagaimana ibu bisa melatih anaknya menulis? Yang bisa dilakukan ibu hanyalah berdoa. Berharap pada Tuhan agar waktu bisa mengajarkan anak-anaknya.

Demi Masa. Tuhan pun bersumpah.

10 thoughts on “Belajar Seiring Waktu

  1. orang tua memang selalu mengingkan anaknya lebih dari dirinya
    namun sayang, kadang orang tua suka memaksakan anaknya agar ikut pola pikirnya
    bukankah itu merupakan kemunduran..?
    semoga tak banyak yang seperti ini…

    Suka

  2. Sepuluh jari tersusun rapi, bunga melati pengharum hati, comen terkirim pengganti diri, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN di hari yang suci nan fitri ini saya selaku admin bisonl.info mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1433 H, MINAL AIDIN WALFAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN bagi yang merayakan hari kemenangan

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s