Penting Gak Yaa

Beli sepatu di toko buku

Uang di saku sudah mulai menipis. Padahal toko buku sudah semakin dekat, sehingga harus kasak kusuk dulu mencari keberadaan si robot uang. Tujuannya sih buat beli “sepatu”, bukan sepatu dalam artian sebenarnya. Tapi buku yang berjudul sepatu, yakni sepatu dahlan iskan.

Rekan sejawat yang pergi bersama saya sempat tertipu dan sedikit kebingungan. Ketika dia nanya ke saya mau beli apa. Saya langsung jawab beli sepatu, bukan beli buku. Padahal kami masuk ke toko buku. Dengan heran dia bertanya kembali, emang ada yang jual sepatu di toko buku. Saya jawab, ada.

Seperti biasa, kalau udah berada di toko buku saya suka lupa waktu. Malah pergi ke toko buku buat baca buku doank, bukan mau beli buku. Kondisi seperti ini terjadi saat kondisi keuangan mengalami masa paceklik. Jadi, untuk bisa menikmati buku dengan gratis terpaksa harus rela berdiri lama di toko buku walau sekedar membaca secara ringkas saja. Jika ingin membaca secara menyeluruh, maka harus beli bukunya.

Tidak adanya akses terhadap buku baru di kota tempat saya berdomisili membuat saya harus rela pergi ke kota besar yang lumayan jauh hanya untuk menemukan buku baru yang berkualitas. Persoalan yang kemudian muncul adalah harga buku yang cukup mahal. Tak heran jika minat baca masyarakat sangat rendah karena tingginya harga buku. Diperparah lagi dengan sikap orang tua yang lebih mengutamakan untuk membeli buku tulis daripada buku bacaan.

Hal-hal semacam itulah yang mempengaruhi saya apakah mau mengeluarkan atau tidak,  uang  buat beli buku. Kebimbangan tiba-tiba muncul. Buat apa beli buku tentang dahlan iskan. Di internet banyak kok bertebaran dengan gratis artikel dahlan iskan yang menginspirasi. Sesaat kemudian muncul pemikiran dalam diri, yaitu bukankah sensasi membaca buku lebih nikmat dengan sensasi membaca di internet. Pemikirian demikianlah yang akhirnya mendorong saya untuk membeli novel yang berjudul sepatu dahlan. Mudah-mudahan buku yang saya beli tersebut dapat menginspirasi saya untuk membuat postingan berikutnya.

Iklan

7 thoughts on “Beli sepatu di toko buku

  1. saya juga suka dahlan iskan, walau gak pernah baca buku beliau langsung, hanya tau dr biografi dan cerita track record pekerjaannya.
    Membaca buku langsung memang ‘terasa lebih nikmat’ dari baca online, kepuasaannya beda, selamat membaca ya.. jangan lupa dishare isinya : )

    Suka

  2. huahaha kirain beneran beli sepatu di toko buku… ~.~
    btw sekedar compare ama jepang. harga buku di jepang itu mahal2 loh… tapi ya biasanya orang jepang beli… karena menghargai namanya hasil karya orang lain…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s