Ngepos via Hape

Bakailaan

Bakailaan adalah bahasa minang. Bagi saya, sangat sulit sekali menerjemahkan kata bakailaan ini ke dalam bahasa Indonesia. Mungkin lebih tepat dengan kata mengikhlaskan. Bisa juga dimaknai sebagai bentuk menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan.

Mengikhlaskan sesuatu yang telah pergi dari diri kita itu tidaklah mudah, baik itu berupa harta maupun tahta. Kita bisa saja ngomong bahwa kita telah ikhlas. Tapi belum tentu dalam hati kita sudah mengikhlaskan. Untuk itu, tak salah kiranya jika mempelajari ilmu ikhlas itu tidaklah mudah. Apalagi ditengah musibah yang sedang melanda diri kita. 

Kembali lagi kepada kata bakailaan. Orang yang memiliki prinsip hidup yang bakailaan, menurut hemat saya adalah orang yang percaya bahwa Tuhan mengawasi semua manusia. Sehingga tidak luput satupun dari perhatianNYA. Oleh sebab itu, biar Tuhan yang mengatur semuanya.

Bakailaan ini tidak akan ada jika tidak ada sifat lupa pada manusia. Karena sifat lupa itulah, mereka yang percaya akan Tuhan yakin bahwa dengan mailaan, maka kealpaan mereka akibat lupa akan termaafkan.

Contoh yang sering orang bakailaan adalah saat masalah hutang piutang. Ketika kedua belah pihak sudah sepakat untuk mengikhlaskan hutang piutang, itu sama artinya kedua pihak telah bakailan.

Itu kesimpulan sementara saya atas kata bakailaan. Apakah ada yang tahu apa itu bakailaan?

Iklan

6 thoughts on “Bakailaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s