Gak Penting Yaa

Pencuri itu telah lari dari tanggung jawab

Tidak biasa pagi-pagi buta handphone berdering. Dengan setengah bangun saya angkat. Ternyata yang menelpon adalah rekan sekerja yang memberitahukan bahwa di tempat kerja terjadi pencurian motor. Parahnya, motor yang hilang adalah motor jaminan karyawan yang melakukan penggelapan aset perusahaan. Motor tersebut merupakan jaminan bagi perusahaan agar si karyawan yang menggelapkan uang perusahaan tidak lari selama batas waktu yang telah disepakati untuk mengganti kerugian. Dalam rentang waktu untuk pembayaran hutang karyawan yang bernama Alex tersebut lunas, motor tersebut dirantai di gudang belakang kantor dan pintu gudang digembok pada malam hari.

Belum selesai si Alex ini melunasi hutang ke perusahaan, ia malah bikin ulah lagi. Jika sebelumnya tersangkut kasus penggelapan aset perusahaan. Sekarang Alex malah mencuri barang milik perusahaan. Barang di gudang kembali kurang sekitar 1,7 juta-an. Bukti menunjukan bahwa kehilangan barang gudang yang terjadi pada (8/06/12) tersebut diduga merupakan perbuatan Alex. Barang bukti ditemukan di toko tempat si Alex menjual barang curian itu. Pihak toko tidak bisa dijerat dengan pasal penadahan, karena barang yang berupa pisau silet ini dibeli dengan harga standar bukan dibawah harga. Jadi Alex diduga pelaku tunggal dalam kasus pencurian ini.

Setelah kedoknya terbongkar. Ia tidak dapat mengelak lagi. Saya melapor ke atasan. Sontak atasan saya memarahi dan memutasikan ke kota lain agar bisa diawasi hingga ia membayar lunas sisa hutangnya pada perusahaan. Beberapa jam setelah teguran keras tersebut, Alex pulang kerumahnya menggunakan motor karyawan lain yang dipinjam karena motornya sedang disita.

Tengah malam, Alex kembali lagi ke kantor dengan menyandang tas. Sekitar jam 1 malam (14/06/12), petugas jaga malam melihat Alex berada di gudang belakang kantor. Berhubung Alex karyawan di kantor, maka petugas jaga malam tidak menaruh curiga sedikitpun. Ketika petugas jaga malam berjaga di depan kantor, maka si Alex mengajak petugas jaga malam ngobrol hingga pukul 3 malam. Kebetulan Alex yang menjabat sebagai sopir ini membawa kunci mobil operasional. Untuk mengelabui petugas jaga malam, Alex pura-pura tidur di atas mobil dengan alasan tidak ada yang membukakan pintu kantor sehingga ia tidak bisa tidur di kantor.

Sepeninggal petugas jaga malam beberapa saat, Alex menggasak motor yang dijamin ke perusahaan. Saat itu ada dua motor yang sedang dikunci menggunakan satu rantai, satu milik alex dan satu lagi milik karyawan lain yang sedang bermasalah juga. Motor karyawan yang dipinjam Alex pada sore harinya dikembalikan dan tak jauh letaknya dari tempat kejadian. Sementara kunci motor yang dipinjam beserta kunci mobil diletakan di dalam mobil operasional.

Pagi-pagi. Karyawan yang pertama kali bangun langsung kaget setelah menemukan bahwa motor yang merupakan jaminan untuk perusahaan tidak ada lagi ditempatnya. Pagi itu, karyawan tersebut menelpon saya. Dengan seketika saya berangkat menuju kantor. Diperjalanan saya tidak percaya bahwa motor tersebut hilang. Sesampai di tempat kejadian ketidakpercayaan terjawab sudah. Ternyata motor tersebut memang hilang. Kuat dugaan yang mengambil motor tersebut saudara Alex karena berangkat dari pernyataan saksi (jaga malam) dan bukti (kunci mobil, sepeda motor yang dipinjam)

Tidak ada seorangpun yang mengira Alex lari dari tanggung jawabnya. Ia telah 9 tahun lebih bekerja di perusahan ini. Karirnya berawal dari seorang office boy yang kemudian beranjak naik menjadi staf gudang dan terakhir sebagai driver delivery. Dalam bekerja ia sangat cekatan, rajin dan disiplin. Bahkan ia pernah menyandang penghargaan dari perusahaan sebagai karyawan terbaik. Orang yang mengenalnya tidak akan percaya bahwa ia akan berbuat tindakan demikian.

Entah sejak kapan ia mulai terjebak dalam perbuatan yang melanggar hukum. Sesuatu yang bukan haknya dengan mudah ia gunakan untuk kepentingan pribadi. Apakah gaji yang diberikan kepadanya oleh perusahaan tidak cukup atau ia merasa tidak pernah cukup walau diberi gaji tinggi sekalipun. 

Jikalau masalah ini tidak terselesaikan di dunia. Kelak di akhirat masalah ini akan tetap dipertanggung jawabkan. Kemanapun manusia kabur, persinggahan terakhir tetap di akhirat sana.  Wallahualam

Iklan

6 thoughts on “Pencuri itu telah lari dari tanggung jawab

  1. mungkin dia sementara dalam kesulitan yg besar…
    tpi itu tidak berarti ia harus berbuat sesuatu yang melanggar hukum

    Suka

    1. setelah di posting, sempat kepikiran seperti itu dg judulnya.. hehehehe 😀
      Sebetulnya sih ada pencuri yg bertanggung jawab, yakni pencuri mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan menginap di penjara…

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s