Penting Gak Yaa

Menerangi qalbu dengan cahaya Tuhan

Ohh Tuhan… Apakah hati ini akan terus disinari oleh cahayaMU. Atau kesalahan yang aku perbuat akan memadamkan semuanya. Sehingga jiwaku terpaku dalam kelam yang akan membuatku menderita. Aku mohon jangan Engkau biarkan cahaya Mu  meredup dalam qalbuku.

Aku mulai mengerti betapa lemahnya diriku. Aku mulai sadar bahwa aku adalah hamba yang hanya terbuat dari segumpal tanah, yang suatu saat dengan mudah ditiup oleh angin. Tapi aku tak pernah paham kenapa nafsu selalu menghasut setiap gerak laku dan langkahku.

Mungkin seperti ini dinamik menjadi seorang manusia. Mempunyai dua sisi yang sungguh bertolak belakang. Entah itu sisi baik, maupun sisi jahat. Sejahat apapun manusia, tetap saja makhluk yang bermula dari Adam ini mempunyai nurani. Nurani itulah yang membuktikan kepada kita semua bahwa Tuhan tidak menyia-nyiakan kita.

Hidup sebagai seorang manusia tidak semudah yang dibayangkan. Bahkan malaikat sekalipun tidak akan sanggup untuk menjadi seorang manusia. Kini kita tercipta menjadi manusia yang selalu didampingi oleh bujuk rayu setan. Setan pun diberi kuasa untuk menghasut kita, tapi kita sebagai manusia tak kalah berkuasa untuk menolak. Pertanyaannya, sanggupkah kita untuk menolaknya? Selama qalbu disinari oleh CahayaNYA, maka selama itu setan enggan untuk menghampiri.

Semestinya kita tidak perlu menyalahkan setan dengan sepenuhnya. Salahkanlah diri kita sendiri yang selalu memanjakan nafsu dan mengikuti segala keinginannya. Bagaimanapun, jangan biarkan cahaya Tuhan meredup di dalam hatimu dan hatiku.

Iklan

2 thoughts on “Menerangi qalbu dengan cahaya Tuhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s