Ngepos via Hape

Pengakuan Dosa

Awalnya kita terlahir dalam kaadaan suci. Tak ada noda dosa yang melekat sedikit pun. Suara tangis pertama setelah dilahirkan membuat ibu yang melahirkan kita bahagia walau sedang manahan rasa sakit.

Dengan bermodalkan cinta kita dibesarkan dengan kasih sayang. Makanya, ketika melihat anak kecil dengan wajah tanpa dosa itu seperti melihat keindahan surga. Seiring dengan waktu kesucian itu kian memudar selaras dengan pertumbuhan sebagai manusia.

Entah sejak kapan wajah yang tak bedosa itu mulai ternoda. Sejak usia remaja atau dewasa? Sejak ia mengenal dunia? Atau sejak ia mulai melayani nafsunya? Wallahualam.

Tanpa disadari kita telah dirasuki oleh noda-noda hitam yang suatu saat dapat mengelamkan kalbu. Tak heran bila kita membutuhkan kehadiran Tuhan. Sembari berharap pertolonganNYA.

Ohh Tuhan… Dosa apa yang aku perbuat?

Terkadang pikiranku tak sanggup lagi mengingat dosa-dosa yang telah aku lakukan. Kadangkala imajinasi menipuku dengan mengatakan bahwa dosa itu bisa dihitung dangan kalkulasi matematika. Bila dosa terasa udah banyak, maka ditutupi dengan beramal baik sebanyak itu pula. Setelah merasa impas, lalu berbuat dosa lagi.

Serapuh itukah Engkau ciptakan kami? Aku percaya Engaku tidak setega itu. Dibalik kerapuhan itu tersembunyi kekuatan yang hanya diperuntukan kepada meraka yang mau berusaha untuk menggapainya. Semoga kami termasuk orang yang selalu berusaha menggapai ridho-MU.

Iklan

9 thoughts on “Pengakuan Dosa

  1. masih mending Jo ada yang nyadar udah banyak dosa terus insyaf walau kadang suka sesaat.. lah kebanyakan orang udah sadar banyak dosa tapi tetep aja ga ada tobatnya…

    Suka

  2. baatuan jo kunn….t’mangakui kasalahan jo doso mungkin manusia bsa mangakui,tp t’batobaik alun bsa dikatoan…..manusia yg baik itu adlah manusia yg sawaktu2 maingek2 karajo yg pernahnyo karajoan baik tw salah n barusaho marubahnyo…dunia ko wale kato Nedi Gampo klu ndak bsa beradaptasa awak manusia ko dipatele dek duya….
    salah satu caro nyo jo sumbayang sunaik tobaik 2 rakaaik…sabalunnyo dibaco innalillahi wa inna ilaihi ra’jiun 5x taruih astaghfirullahal azhim 7x..bru niaik sumbayang sunaik 2 rakaaik diikuti tahajuik tutuik jo witir habistu dzikir sabanyak2nyo bra taloknyo…insyaallah mudah2an pintu hati kto tabukak nur hidayah datang…….

    Suka

  3. itulah manusia. iman kita naik dan turun. naik dengan ketaatan dan turun dengan kemaksiatan. tapi sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang segera kembali dan bertaubat.. 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s