Penting Gak Yaa

Kebahagian Yang Kurang Sempurna

Tagline menggapai bahagia dengan menulis belum mendarah daging dalam diriku. Kebahagian adalah sesuatu yang rumit dan hanya dapat dipahami oleh hati. Ketika hati beku dan kotor, kebahagian tidak akan pernah terasa. Prasyarat untuk mencapai kebahagian tidaklah sederhana. Butuh beberapa faktor pendukung yang dapat merasakan kebahagian itu.

Sejujurnya ada bahagi yang saya rasakan saat menulis. Terlebih lagi saat mengklik tombol posting, aku merasakan kebahagian itu ada. Tapi, tidak cukup. Ternyata faktor lain cukup besar mempengaruhi bagaimana kebahagian itu dapat tercapai. Salah satu diantaranya adalah berkaitan dengan hubungan antara kita dan Tuhan. Faktor ini merupakan tingkatan tertinggi memperoleh bahagi dibanding dengan faktor lainnya.

Itulah alasan aku menulis. Dengan menulis aku berharap kebahagian datang menghampiriku. Meski aku pernah merasakan bahwa dalam menulis terdapat secuil kebahagian, tetap saja kebahagian itu terasa kurang sempurna.

Aku termasuk orang yang setuju dengan mantraΒ your job is not your career. Apapun pekerjaanya, dunia menulis adalah tempat berkarirnya. Konsep seperti itu yang tertanam dalam benakku. Walau menulis belum mampu menghasilkan materi. Setidaknya aku mendapatkan suatu hal yang jauh lebih bernilai daripada materi, yakni bahagia.

Selain itu, aku bukan penganut mazhab kualitas maupun mazhab kuantitas dalam menulis. Kuantitas tulisan dan kualitas tulisan bukan merupakan mazhab yang bertentang. Terserah mau mengikuti mazhab kualitas atau kuantitas, yang penting menjaga konsisten dan komitmen menulis. Karena konsistensi dan komitmen itulah blog ini ada dan kebahagian adalah tujuannya.

 

Iklan

19 thoughts on “Kebahagian Yang Kurang Sempurna

  1. Setuju banget ama kata2 “Setidaknya aku mendapatkan suatu hal yang jauh lebih bernilai daripada materi, yakni bahagia.”
    memang materi bukanlah penjamin kebahagiaan seseorang… Nice post

    Suka

  2. sesungguhnya manusia it diciptakan sebaik-baik kejadian…..jk seseorg s xx merenungkn dirinya..siapa sy,darimana sy,hendak kmna sy…jk ktmu jawabannya…disanalah salah satu kebahagian akan muncul…tulislah hari2mu dg berbuat baik sesamamu,isilah tinta penamu dg tawdhu’ n tawaqal kpdNya,pakailah sarung penamu dg sllu sholat n dzikir,

    Suka

      1. “Kemudian Aku campakkan manusia itu serendah rendahnya”…jika kita merasa kebahagiaan kurang sempurna sudah pasti kita tdk mensyukuri apa yg telah Tuhan berikan…

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s